Langsa, NagaNews.co, – Sejumlah dosen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tergabung dalam Asosiasi Dosen PPPK Indonesia (ADAPI) Komisariat IAIN Langsa, bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa, menggelar aksi kemanusiaan di Sekolah Darurat MIN Kampung Durian, Kamis (12/02/2026).
Kegiatan pengabdian masyarakat ini menyasar para penyintas banjir bandang, dengan fokus utama pada pemulihan kondisi psikis anak-anak dan penyaluran bantuan logistik menjelang bulan suci Ramadhan.
Trauma Healing melalui Pendidikan Dalam aksi tersebut, sebanyak 6 dosen IAIN Langsa dan 8 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) terjun langsung memberikan dukungan psikososial. Di bawah tenda darurat, anak-anak diajak untuk bercerita, bermain, dan belajar bersama guna mengalihkan trauma akibat bencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program ini mengusung tema besar: “Bencana Bukan Penghalang Masa Depan: Peduli Pendidikan, Membangun Aceh yang Lebih Baik.”
Selain pendampingan edukasi, ADAPI IAIN Langsa juga menyerahkan 50 paket bantuan yang berisi Bahan pokok (Gula, Susu, Kacang Hijau, Suplemen, Kurma) .
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam menyambut bulan Ramadhan, terutama bagi mereka yang kehilangan harta benda.
“Kegiatan ini merupakan langkah kecil dari para dosen PPPK untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Kami ingin memastikan bahwa meski dalam kondisi darurat, pendidikan dan semangat mereka tidak boleh padam,” ujar Dr. Muhammad Dayyan, M.Ec, Ketua Umum ADAPI IAIN Langsa.
Aksi kolaboratif ini menjadi bukti nyata sinergi antara akademisi dan mahasiswa dalam merespons krisis kemanusiaan di Aceh, sekaligus memperkuat peran kampus dalam pengabdian masyarakat secara berkelanjutan. (B.01/ril)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






