Kampar, NagaNews. Co – Pimpinan Daerah (PD) Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (F.SPTI) Riau, Saut Sihaloho, SH, meminta pihak berwajib dapat segera mengungkap dugaan pembunuhan kepada salah satu pengurus Pimpinan Unit Kerja (PUK) F. SPTI, yang ditemukan bersimbah darah, Minggu (17/08/2025) di kantor PUK. F. SPTI Kasikan.
Sebelumnya diketahui Suriyono, yang kesehariannya merupakan Ketua Koperasi F. SPTI, meninggal akibat dibacok yang diduga dilakukan orang tak dikenal (OTK). korban diserang saat tengah tidur di Kantor F. SPTI. Pukul 02:30 wib.
Adapun luka bacokan tersebut tepat dibagian belakang paha sebelah kiri saat tengah tidur, luka tersebut mengakibatkan pendarahan serius, sehingga tidak tertolong dan menghembuskan napas sekitar pukul 04.30 WIB di Rumah Sakit Tandun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kuat dugaan Suryono diserang saat sedang tidur, dengan mengunakan benda tajam, yang mengakibatkan luka sepanjang -+40-50 senti meter tepatnya dipaha belakang, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit tandun, tapi tidak tertolong akibat pendarahan serius yang keluar dari lika yang dibacok tersebut.
Atas kejadian tersebut, PD. F. SPTI, menyampaikan sangat prihatin dan berharap kasus tersebut dibuka secara terang benderang, sebab perlakuan yang dilakukan Orang Tak diKenal (OTK) adalah tindakan pengecut dan biadap. Apalagi dilakukan di Kantor PUK Koperasi F. SPTI Kasikan, dimana Saudara Suryono dalam istirahat tidur.
“Ini bukan sekadar pembunuhan, ini serangan terhadap kehormatan organisasi. Kami tidak akan tinggal diam sampai pelakunya ditangkap,” tegas Saut.
Menyikapi kejadian tersebut PD F.SPTI menyatakan sikap :
1. Meminta kepada pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa pembunuhan yang terjadi secara terang benderang dan terencana.
2. Meminta seluruh Pengurus dan Anggota untuk mengawal jalannya investigasi penyelidikan pembunuhan terhadap Saudara Suryono.
3. Menunggu arahan selanjutnya dari PD F. SPTI dalam melihat perkembangan kasus kedepan.
4. Mengajak semua struktural F. SPTI dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, PUK sampai ke anggota untuk menjaga kekondusifan daerahnya.
Saut mengatakan, mari kita percayakan dan mendukung pihak Kepolisian, untuk mengungkap kasus ini, saya yakin kasus tersebut cepat dapat terungkap, sebab sehari sebelumnya kejadian sudah ada bentrok dengan salah satu pihak/kelompok yang ingin merebut pekerjaan yang dipimpin Almarhum, tutup Saut. ***






