Terkait Isu Virus Nipah, Ini Kata Plt Kadinkes Langsa

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Plt Kadinkes Kota Langsa Vivi Handayani,.SKM,.M.Kes

Ket. Foto : Plt Kadinkes Kota Langsa Vivi Handayani,.SKM,.M.Kes

Langsa, NagaNews. Co, – Merebak isu diberbagai plafon media terkait virus Nipah yang yang hingga saat ini belum ditemukan obat efektif untuk penyembuhan, virus Nipah adalah infeksi virus berbahaya yang dapat menyebabkan radang otak

Sedangkan penularannya terjadi dari hewan ke manusia. Virus ini termasuk dalam genus henipavirus sekelompok dengan virus langya dan Hendra. Hewan pembawa utama virus ini adalah Kelelawar buah.

Plt Kadinkes Kota Langsa Vivi Handayani,.SKM,.M.Kes menyikapi isu tersebut dalam konfirmasinya kepada naganewa.co, Senin (9/2/2026) menjelaskan, Adapun Virus nipah kata Plt Kadinkes yang peduli dengan kesehatan masyarakat diwilayahnya tersebut, “penyebaran virus ini melalui hewan yang terinfeksi virus diantaranya Babi dan Kelelawar Buah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan untuk kota Langsa sendiri, jika kita lihat kondisinya tidak terlalu beresiko yang berpotensi terjadi penularan, ini dikarenakan tidak ada pendatang atau warga yang keluar kota atau keluar negeri yang memungkinkan tertular virus nipah tersebut, ungkap Vivi menerangkan.

Lebih lanjut Plt Kadinkes Langsa Vivi Handayani mengatakan, “langkah antisipasi dan pencegahan, untuk hal ini perlu peran serta dari pihak terkait dalam hal ini Imigrasi, petugas Bandara dan petugas yang ada di Pelabuhan untuk mendeteksi terkait isu virus Nipah tersebut.

Lanjut Vivi lagi, “sementara Dinkes Langsa, untuk upaya promotif dan preventif tetap terus kami lakukan melalui kegiatan Posyandu terintegrasi setiap bulan d desa, sosialisasi dan edukasi ke masyarakat agar menjaga kesehatannya degan cara makan makanan bergizi, istirahat teratur dan cukup, banyak minum air putih, kelola stress, olahraga dan rutin melakukan skrining kesehatan, intinya, dikota Langsa belum terdeteksi adanya penyebaran virus Nipah tersebut, pungkas Vivi mengakhiri. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dinas PPPA Tapteng Gandeng YPI dan Save the Children, Sosialisasi Program PROTEKTA Perkuat Perlindungan Anak Hadapi Bencana
Bupati Tapteng: Manajemen Talenta ASN Fondasi Tata Kelola Birokrasi Profesional
Knalpot Brong Pelajar SMA Resahkan Warga, Kacabdin dan Polres Langsa Diminta Bertindak
Wujud Kepedulian Gizi, Mahasiswa KKN IAIN Langsa Gelar MBG Bersama Ibu PKK di Dusun Karang Sari
Melawan Lupa: Afinas Qadafi Luncurkan Buku tentang Tragedi Arakudo dan Keadilan Transisional di Aceh
Mahasiswa KKN IAIN Langsa Gelar Sosialisasi dan Pendampingan Belajar di MIS Al-Muttaqin
Masyarakat Minta Satpol PP-WH Tingkatkan Pengawasan Tempat Gym di Langsa
Dua Hari Dilanda Hujan Intensitas Tinggi, Banjir Kembali Rendam Pemukiman Warga Tapanuli Tengah
Berita ini 93 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Dinas PPPA Tapteng Gandeng YPI dan Save the Children, Sosialisasi Program PROTEKTA Perkuat Perlindungan Anak Hadapi Bencana

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Bupati Tapteng: Manajemen Talenta ASN Fondasi Tata Kelola Birokrasi Profesional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Knalpot Brong Pelajar SMA Resahkan Warga, Kacabdin dan Polres Langsa Diminta Bertindak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Wujud Kepedulian Gizi, Mahasiswa KKN IAIN Langsa Gelar MBG Bersama Ibu PKK di Dusun Karang Sari

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Melawan Lupa: Afinas Qadafi Luncurkan Buku tentang Tragedi Arakudo dan Keadilan Transisional di Aceh

Berita Terbaru