Langsa, NagaNews.co – Dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 November 2025, Geuchik Pekan Langsa bersama unsur musfika terkait yang ada di Kecamatan Langsa kota melaksanakan ziarah ke makam Pahlawan yang berlokasi di gampong Meutia, Kecamatan Langsa, Senin (10 November 2025).
Momentum hari Pahlawan 10 November 2025 yang jatuh pada hari ini, hal tersebut kembali mengingatkan segenap aparatur desa di Gampong Pekan Langsa untuk ikut berdo’a sejenak kepada arwah Pahlawan yang telah berjasa dalam merebutkan kemerdekaan dari tangan penjajah.
Acara yang berlangsung khidmat dan singkat pada kesempatan pagi tadi itu, selain do’a bersama, juga dilaksankan upacara sebagai wujud implementasi mengenang kembali jasa para Pahlawan yang di makamkan di TPU Pekan Langsa Gampong Meutia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu informasi dihimpun dari berbagai sumber tokoh masyarakat Pekan Langsa menyebutkan ada sebanyak 13 nama yang disebut – sebut menyandang gelar Pahlawan yang dimakamkan di TPU tersebut diantaranya bernama sebagai berikut.
1. GEUCHIK MAHMUD BIN P.PRANG
2. USMAN MUSA KP. JULI BIREUEN ACEH UTARA
3. YUSUF ARIFIN
4. ISMAEL SYEH MA’E
5. ABD. KADIR
6. BIN SA’AT BIN MAHMUD
7. BAPAK AMAN GAYA ACEH TIMUR
8. TGK. SUNGKET
9. BAPAK AMAN YUSUF
10. BAPAK ABD MANAF
11. AMDUN PUTIH
12. RAYA AHMAD dan;
13. TIDAK DIKENAL.
Dalam pada itu Geuchik Gampong Pekan Langsa Lizam yang dikonfirmasi disela – sela upacara dan do’a bersama memperigati hari Pahlawan menjelaskan, “Alhamdulillah pada kesempatan 10 November 2025 hari ini, kata dia.
“Kami aparatur Gampong Pekan Langsa bersama muspika Langsa Kota, terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan unsur kecamatan, pada hari ini telah melaksanakan upacara dan do’a bersama di makam Pahlawan yang berlokasi di TPU Pekan Langsa Gampong Meutia.
Lizam menjelaskan, “sebagai generasi penerus tambahnya lagi, kita harus menghargai jasa para Pahlawan, karena tanpa mereka, tanpa perjuangan mereka, maka tidak akan dapat kita rasakan kondisi seperti saat ini hidup aman dan nyaman terlepas dari belenggu penjajah.
“Para Pahlawan telah memberikan yang terbaik untuk kita generasi penerus, telah memberikan yang terbaik untuk tercapainya cita-cita bangsa menuju kemajuan, karena itu kita harus sadari yang bahwa sepenggal do’a yang kita kirim belum lah cukup. Lebih dari itu kita juga dituntut untuk terus berbuat demi terwujudnya kemajuan daerah, bangsa dan negara sebagaimana harapan mereka para Pahlawan, tutup Lizam Geuchik Pekan Langsa.
Untuk diketahui, ke 13 nama Pahlawan yang dimakamkan di TPU Gampong Meutia, mereka itu merupakan Pahlawan kemerdekaan yang gugur dalam pertempuran pada tanggal 25 Desember 1945 di Aceh Timur yang saat ini bernama kota Langsa tepatnya di desa Medang Ara. Mereka gugur saat menghalau penjajah yang berupaya masuk ke Aceh, demikian. (B.01)






