Langsa, NagaNews. Co, – Koordinator Wilayah (Korwil) Mahasiswa Papua, Kota Langsa Julius Sundoy menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Gagak Hitam atas bantuan sembako yang diserahkan langsung ke mahasiswa Papua yang terdampak banjir pada 26–30 November 2025.
“Korwil mahasiswa asal Papua, di Kota Langsa ini menilai bantuan tersebut sangat membantu dalam meringankan beban mahasiswa yang tengah menghadapi masa pemulihan pasca bencana.
“Banjir yang melanda Kota Langsa selama beberapa hari telah menimbulkan berbagai dampak terhadap mahasiswa Papua, mulai dari rusaknya perlengkapan kebutuhan harian, terganggunya aktivitas perkuliahan, hingga berkurangnya kemampuan mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan pokok, ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Julius menambahkan, “Dalam situasi seperti itu, bantuan sembako dari Gagak Hitam menjadi dukungan penting yang memberikan rasa aman dan kepastian bagi mahasiswa untuk dapat tetap bertahan di tengah kondisi serba terbatas, terangnya
Lanjut Julius Sundoy, menyampaikan, bantuan ini bagi kami memiliki nilai yang sangat besar, bukan hanya secara materi, tetapi juga secara moral.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gagak Hitam atas perhatian dan bantuan sembakonya kepada mahasiswa Papua.
“Di masa sulit setelah banjir, timpal dia, banyak kebutuhan dasar yang sulit terpenuhi karena situasi yang tidak terduga. Bantuan ini benar-benar memberikan harapan dan semangat bagi mahasiswa untuk kembali bangkit,” kata Julius.
Ia menambahkan, “kepedulian seperti ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas sosial masih sangat kuat di Kota Langsa. Menurutnya, kehadiran Gagak Hitam sebagai pihak yang peduli terhadap kondisi mahasiswa Papua menunjukkan pentingnya kolaborasi dan perhatian antar-komunitas, terutama dalam menghadapi situasi bencana.
“Bantuan ini bukan hanya soal sembako, tetapi juga tentang rasa persaudaraan. Kami merasa tidak sendirian dalam menghadapi musibah ini,” tambah Julius lagi. Selain memberikan dampak langsung pada pemenuhan kebutuhan mahasiswa,
“Bantuan tersebut juga memperkuat hubungan baik antara mahasiswa Papua dengan berbagai pihak di Kota Langsa. Julius berharap bahwa hubungan ini dapat terus berkembang ke arah yang lebih positif.
“Ia juga menekankan bahwa mahasiswa Papua siap menjalin komunikasi dan kerja sama dengan komunitas mana pun yang memiliki tujuan kemanusiaan dan solidaritas.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi contoh bagi pihak-pihak lain yang ingin menunjukkan kepeduliannya kepada sesama. Kami juga berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan berbagai organisasi, termasuk Gagak Hitam, dalam upaya membangun lingkungan yang harmonis dan saling mendukung,” tambah Julius.
“Dengan tersalurnya bantuan tersebut, mahasiswa Papua kini dapat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok selama masa pemulihan.
“Mereka dapat kembali fokus pada aktivitas pendidikan dan pemulihan kondisi setelah kehilangan beberapa perlengkapan akibat banjir.
“Bantuan tersebut juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk merasakan dukungan moral yang sangat dibutuhkan di situasi krisis. Sebagai penutup, Korwil Mahasiswa Papua Kota Langsa Julius Sundoy kembali menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gagak Hitam atas kepedulian dan bantuan yang diberikan.
“Solidaritas ini tentu menjadi langkah yang sangat berarti dalam memperkuat semangat kebersamaan dan rasa saling peduli di tengah masyarakat, imbuhnya. (B.01/ril)






