Camat Buway Bahuga Tanggapi Dugaan Proyek Asal Jadi di Sritunggal, Dana APBN Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Bangunan proyek di Kampung Sritunggal, Kecamatan Buway Bahuga, Kabupaten Way Kanan, yang menjadi sorotan terkait dugaan pekerjaan tidak sesuai standar kualitas.

Keterangan foto: Bangunan proyek di Kampung Sritunggal, Kecamatan Buway Bahuga, Kabupaten Way Kanan, yang menjadi sorotan terkait dugaan pekerjaan tidak sesuai standar kualitas.

Way Kanan, NagaNews.co – Pembangunan proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kampung Sritunggal, Kecamatan Buway Bahuga, Kabupaten Way Kanan, menjadi sorotan setelah muncul dugaan pekerjaan tidak sesuai standar kualitas.

Proyek tersebut diduga dikerjakan asal jadi oleh oknum kelompok gabungan kelompok tani (Gapoktan). Dugaan ini menjadi perhatian dan mendorong perlunya penelusuran terhadap pelaksanaan pekerjaan maupun kualitas bangunan.

Menanggapi pemberitaan yang beredar, Camat Buway Bahuga, berinisial E, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan bahwa pihaknya pernah mengumpulkan oknum-oknum terkait untuk membahas persoalan tersebut. Namun, menurutnya, mereka tidak berkenan hadir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Oknum-oknum tersebut sudah pernah saya kumpulkan, akan tetapi mereka tidak berkenan,” ujar Camat Buway Bahuga.
Ia juga menyampaikan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan adanya laporan di bagian Tipikor Polres Way Kanan.

Atas dugaan temuan tersebut, awak media menyatakan akan terus mengawal perkembangan persoalan ini hingga tuntas. Pengawasan diperlukan untuk memastikan pelaksanaan proyek yang menggunakan dana negara berjalan sesuai ketentuan, serta mengedepankan mutu dan kualitas bangunan.

Kepada Unit Tipikor Polres Way Kanan, diharapkan dapat menindaklanjuti laporan tersebut serta melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan proyek, termasuk mengaudit penggunaan anggaran apabila diperlukan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Langkah pemeriksaan dinilai penting agar persoalan ini menjadi terang, tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat, serta memastikan apabila ditemukan penyimpangan, dapat ditindaklanjuti sesuai hukum.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan mengenai tanggapan pihak Gapoktan yang disebut dalam dugaan tersebut maupun hasil pemeriksaan atas kualitas pekerjaan proyek. (Budi)

Penulis : Budi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BPBD Juara Badminton Antarinstansi, Suhartini Apresiasi Sportivitas ASN Langsa
Sabu Senilai Rp84,5 Miliar Digagalkan Masuk Riau, Dua Kurir Dibekuk
Mahasiswa Unilak dan UIR Geruduk Kantor Gubernur Riau, Desak Penanganan Karhutla hingga Transparansi Beasiswa
Karhutla Seluas 3 Hektare di Bengkalis Padam, TNI dan Tim Gabungan Bergerak Cepat
Polres Kampar Bongkar Peredaran 1,1 Kg Sabu, Kurir Dibayar Rp500 Ribu
PHR Ajak Anak Usia Dini Belajar Beternak dan Bertani, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Sambut Mahasiswa Baru, HIMPALA Langsa Tutup PMB 2026/2027 dengan Tradisi Bakar Batu
Ketika Sunyi Tak Membungkam Mimpi: Perjuangan Yulia Menjadi Barista dan Meraih Kemandirian
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:56 WIB

BPBD Juara Badminton Antarinstansi, Suhartini Apresiasi Sportivitas ASN Langsa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Camat Buway Bahuga Tanggapi Dugaan Proyek Asal Jadi di Sritunggal, Dana APBN Jadi Sorotan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Sabu Senilai Rp84,5 Miliar Digagalkan Masuk Riau, Dua Kurir Dibekuk

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Mahasiswa Unilak dan UIR Geruduk Kantor Gubernur Riau, Desak Penanganan Karhutla hingga Transparansi Beasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Karhutla Seluas 3 Hektare di Bengkalis Padam, TNI dan Tim Gabungan Bergerak Cepat

Berita Terbaru