Pro dan Kontra Menyikapi Isu Demo Bantuan Banjir Dikota Langsa

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Karikatur  Orang Demi (Kiri), Surat Edaran Demo (Kanan)

Ket. Foto : Karikatur Orang Demi (Kiri), Surat Edaran Demo (Kanan)

Langsa, NagaNews. Co, – Menyikapi viralnya isu demo yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 April 2026 oleh massa aksi mengatasnamakan forum korban banjir kota Langsa hal tersebut dinilai hanya buang-buang waktu dan sia-sia.

Dari point tuntutan atau Petisi yang ingin disampaikan pada aksi UNRAS, salah satunya yang tersebut pada point 2 bernunyi, “Perbaiki data, bagikan uang Banjir secara merata Untuk Keadilan Korban banjir Kota Langsa”.

Tuntutan tersebut seperti kata pepatah lama yaitu, “Jikalau Kaca Menjadi Intan”, artinya mustahil kaca akan berubah menjadi intan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal yang sama juga berlaku pada regulasi ketentuan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di kota Langsa yang berpedoman kepada ketentuan pemerintah pusat yang tidak mengatur perintah melakukan pembagian secara merata.

Pemko Langsa dalam realisasi bantuan kepada warga kota Langsa terdampak banjir, hal tersebut dilakukan penuh kehati-hatian, transparan, serta mengharapkan tepat sasaran dan tidak bertentangan dengan ketentuan pemerintah pusat.

Karena itu pembagian merata mustahil dapat dilakukan sebagaimana tuntutan pada point 2 (dua), demikian ungkap sejumlah masyarakat dalam bincang-bincangnya di salah satu warung kopi di kawasan jalan Iskandar Muda PB Bujok Blang Pase, Rabu (1 April 2026).

Sementara itu warga lain mengatakan, “aksi Unras tersebut sah-sah saja dilakukan, menyampaikan aspirasi dan pendapat dimuka umum diatur dalam undang-undang nomor 9 tahun 1998. Sementara pada pasal lain juga diatur prosedur dalam melakukan aksi, dimana jika didapati tidak sesuai dengan ketentuan maka pihak keamanan dapat membubarkan UNRAS tersebut, ungkap warga itu yang terdengar wartawan media ini. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Harga Bapokting di Kota Langsa Stabil Sepekan, Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi Ringan
Wamen Dikdasmen RI Kunjungi Sekolah Maitreyawira Dumai: Guru Adalah Arsitek Masa Depan Bangsa
Green Policing di Pesisir Dumai: Kapolda Riau Tanam Mangrove untuk Masa Depan Lancang Kuning
Peringatan Diabaikan, Wako Agung Tertibkan Kabel Semrawut: Provider Tak Berizin Kena Sanksi
Polda Riau Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 310 Warga Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Tahapan Pilchiksung Kota Langsa Berlanjut, P2G dari 47 Gampong Ikuti Bimbingan Teknis
Pemprov Riau Gelar Penandatanganan Pakta Integritas untuk SPMB Bersih dan Berkeadilan
Kerahkan Heli Water Booming, Puluhan Personel Gabungan Padamkan Karhutla di Bengkalis
Berita ini 103 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:35 WIB

Harga Bapokting di Kota Langsa Stabil Sepekan, Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi Ringan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wamen Dikdasmen RI Kunjungi Sekolah Maitreyawira Dumai: Guru Adalah Arsitek Masa Depan Bangsa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:52 WIB

Green Policing di Pesisir Dumai: Kapolda Riau Tanam Mangrove untuk Masa Depan Lancang Kuning

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:26 WIB

Peringatan Diabaikan, Wako Agung Tertibkan Kabel Semrawut: Provider Tak Berizin Kena Sanksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polda Riau Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 310 Warga Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru