Umat Hindu Negeri Agung Bersiap Sambut Upacara Piodalan

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Masyarakat Umat  Hindu di Kampung Mulya Sari, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan,  sibuk mempersiapkan segala keperluan untuk upacara Piodalan

Ket. Foto : Masyarakat Umat Hindu di Kampung Mulya Sari, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan, sibuk mempersiapkan segala keperluan untuk upacara Piodalan

Lampung, Way Kanan, NagaNews. Co, – Sejumlah umat Hindu di Kampung Mulya Sari, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan, tampak sibuk mempersiapkan segala keperluan untuk upacara Piodalan. Rencananya, upacara sakral ini akan diselenggarakan di Pura Gel Gel Mulya Sari pada hari Sabtu, 4 April 2026.

Piodalan, yang juga dikenal dengan Odalan, merupakan peringatan hari jadi atau ulang tahun sebuah pura. Bagi umat Hindu, ini adalah momen penting untuk memanjatkan rasa syukur dan pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Upacara ini biasanya berlangsung secara berkala, baik setiap enam bulan sekali maupun setahun sekali, tergantung pada tradisi masing-masing pura.

Menjelang pelaksanaan, suasana kekeluargaan begitu terasa. Di sela-sela kesibukan warga, Camat Negeri Agung, Hepi Haryanto, hadir langsung di lokasi. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat yang tengah bergotong royong menyiapkan perlengkapan upacara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi, Hepi menyampaikan bahwa Piodalan tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga sarana untuk memperkuat spiritualitas dan rasa kebersamaan umat Hindu di wilayah tersebut.

“Ini adalah tradisi yang indah. Selain persembahyangan, Piodalan juga diiringi dengan tari-tarian sakral, tabuh, dan persembahan sesajen yang disebut banten,” jelas Hepi.

Lebih lanjut, ia berharap masyarakat Kecamatan Negeri Agung senantiasa menjaga kerukunan dan silaturahmi antar umat beragama. Menurutnya, perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk saling menghormati.

“Kita semua bersaudara. Mari kita jaga kerukunan antar umat beragama,” ujar Camat Hepi dengan penuh harap.(Budi)

Penulis : Budi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Antrean Solar Subsidi Membeludak, Polsek Medan Labuhan Turun Atur Lalu Lintas di SPBU
Harga Bapokting di Kota Langsa Stabil Sepekan, Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi Ringan
Wamen Dikdasmen RI Kunjungi Sekolah Maitreyawira Dumai: Guru Adalah Arsitek Masa Depan Bangsa
Green Policing di Pesisir Dumai: Kapolda Riau Tanam Mangrove untuk Masa Depan Lancang Kuning
Peringatan Diabaikan, Wako Agung Tertibkan Kabel Semrawut: Provider Tak Berizin Kena Sanksi
Polda Riau Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 310 Warga Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Tahapan Pilchiksung Kota Langsa Berlanjut, P2G dari 47 Gampong Ikuti Bimbingan Teknis
Pemprov Riau Gelar Penandatanganan Pakta Integritas untuk SPMB Bersih dan Berkeadilan
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:18 WIB

Antrean Solar Subsidi Membeludak, Polsek Medan Labuhan Turun Atur Lalu Lintas di SPBU

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:35 WIB

Harga Bapokting di Kota Langsa Stabil Sepekan, Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi Ringan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wamen Dikdasmen RI Kunjungi Sekolah Maitreyawira Dumai: Guru Adalah Arsitek Masa Depan Bangsa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:52 WIB

Green Policing di Pesisir Dumai: Kapolda Riau Tanam Mangrove untuk Masa Depan Lancang Kuning

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:26 WIB

Peringatan Diabaikan, Wako Agung Tertibkan Kabel Semrawut: Provider Tak Berizin Kena Sanksi

Berita Terbaru