Ketua Umum FOR-WIN: “Permintaan Maaf Akhiri Perkara, Tapi Tak Hapus Luka Marwah Wartawan”

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Ketua Umum Forum Wartawan Independen Nusantara (FOR-WIN) saat menyampaikan pernyataan sikap terkait kasus dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan.

Keterangan Foto: Ketua Umum Forum Wartawan Independen Nusantara (FOR-WIN) saat menyampaikan pernyataan sikap terkait kasus dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan.

Way Kanan, NagaNews.co – FOR-WIN menghormati langkah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang mencabut laporan polisi terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea setelah tercapai perdamaian melalui mekanisme restorative justice. Perdamaian adalah nilai luhur yang patut diapresiasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Namun, FOR-WIN menilai persoalan ini tidak sekadar hubungan bilateral antar pihak yang berdamai. Lebih dari itu, peristiwa ini menjadi pengingat kolektif bahwa martabat profesi wartawan tidak boleh direndahkan oleh siapa pun, termasuk oleh tokoh publik.

Wartawan bekerja berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan memiliki hak untuk mengajukan pertanyaan, melakukan konfirmasi, dan menggali informasi demi kepentingan publik. Pertanyaan yang diajukan memang tak selalu nyaman bagi narasumber, namun itu adalah bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijamin konstitusi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perbedaan pendapat, kekecewaan, atau emosi sesaat bukanlah alasan untuk melontarkan ucapan yang dapat diartikan sebagai penghinaan terhadap profesi wartawan. Seorang tokoh publik semestinya memberi teladan dalam menghargai kebebasan pers dan menjunjung tinggi etika komunikasi.

FOR-WIN menerima bahwa permintaan maaf adalah bentuk tanggung jawab moral. Namun, permintaan maaf tidak boleh dimaknai sebagai pembenaran bahwa penghinaan terhadap profesi wartawan bisa berlalu begitu saja. Marwah profesi pers harus tetap dijaga karena menyangkut kehormatan seluruh insan pers di Indonesia.

Kami mengajak seluruh wartawan untuk tidak menjadikan peristiwa ini sebagai pembenaran untuk bersikap arogan. Sebaliknya, momen ini harus menjadi introspeksi agar insan pers semakin profesional, berintegritas, memegang teguh Kode Etik Jurnalistik, serta menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan akuntabel.

Di sisi lain, FOR-WIN mengimbau seluruh pejabat negara, aparat penegak hukum, pengusaha, praktisi hukum, tokoh masyarakat, dan seluruh narasumber agar membangun hubungan yang saling menghormati dengan wartawan. Kritik terhadap pemberitaan adalah hak setiap orang, tetapi penghormatan terhadap profesi pers adalah kewajiban bersama dalam negara demokrasi.

Peristiwa ini hendaknya menjadi pelajaran penting bahwa kebebasan pers tidak hanya dijaga melalui peraturan perundang-undangan, tetapi juga melalui sikap saling menghormati antara wartawan dan narasumber.

Karena sesungguhnya, ketika profesi wartawan direndahkan, yang dipertaruhkan bukan hanya kehormatan insan pers, melainkan juga hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, kritis, dan independen. (Budi)

Lihat semua berita di Indeks

Penulis : Budi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : FOR-WIN

Berita Terkait

Tak Lagi Tadah Hujan, Warga Desa Pinggir Rasakan Manfaat Air Bersih untuk Kehidupan dari Pertamina Hulu Rokan
Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI
Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa
For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha
Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga
BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi
Ketua BENTARA NJ Kota Langsa Apresiasi Kinerja Polri, Dukung Polres Langsa dalam Pemberantasan Narkoba
Wali Kota Langsa Hadiri Maulid di Empat Gampong, Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:11 WIB

Tak Lagi Tadah Hujan, Warga Desa Pinggir Rasakan Manfaat Air Bersih untuk Kehidupan dari Pertamina Hulu Rokan

Rabu, 4 November 2026 - 20:57 WIB

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI

Selasa, 3 November 2026 - 19:05 WIB

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Minggu, 1 November 2026 - 07:19 WIB

For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga

Berita Terbaru

Oleh: Muhammad Taufik Hidayat, CPM
Ketua Umum DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa

Berita

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:05 WIB