Langkat (Sumut), NagaNews.co – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 06 IAIN Langsa menjadikan Pojok Literasi sebagai program unggulan dalam pengabdian mereka di Desa Tanjung Putus. Program ini lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap rendahnya akses bahan bacaan, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda di desa tersebut.
Pojok Literasi dirancang tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku, melainkan juga sebagai ruang belajar yang interaktif. Masyarakat dapat memanfaatkannya untuk membaca, menambah wawasan, serta mengikuti berbagai aktivitas edukatif. Harapannya, program ini memberikan manfaat jangka panjang, bahkan setelah masa KKN berakhir.
Untuk mewujudkan Pojok Literasi, Kelompok KKN 06 menggalang donasi buku dengan menyasar civitas akademika IAIN Langsa. Berkat kepedulian dan dukungan para dosen, sejumlah buku berhasil dikumpulkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwakilan KKN 06 menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas partisipasi tersebut.
“Terima kasih kepada bapak dan ibu dosen IAIN Langsa yang telah mendukung program ini melalui donasi buku. Semoga setiap buku yang diberikan menjadi amal jariyah dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Tanjung Putus, terutama anak-anak dan generasi muda,” ujarnya.
Kelompok KKN 06 juga menekankan pentingnya keberlanjutan program. Pojok Literasi diharapkan tidak berhenti saat mahasiswa meninggalkan lokasi KKN, tetapi terus dikelola oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat.
“Kami berharap Bapak Kepala Desa dan pemerintah desa dapat terus mendukung serta merawat program ini. Bahkan, ke depannya bisa dikembangkan menjadi ruang literasi dan edukasi yang lebih besar dan lebih bermanfaat,” tambahnya.
Ke depan, Pojok Literasi direncanakan menjadi wadah berbagai kegiatan edukatif, seperti membaca bersama, kelas belajar, mendongeng, hingga diskusi. Dengan begitu, kehadirannya tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga menjadi ruang tumbuh dan belajar bagi generasi muda Desa Tanjung Putus.
Melalui program ini, KKN 06 berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dukungan berkelanjutan dari pemerintah desa dan warga menjadi kunci agar Pojok Literasi tetap hidup, berkembang, dan memberi manfaat dalam jangka panjang. (B.01/ril)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






