Karhutla Riau Jadi Perhatian Presiden, Pangdam XIX Siapkan Langkah Terpadu

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo saat mengikuti rapat koordinasi penanganan karhutla di Posko Aju Provinsi Riau, yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Keterangan Foto: Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo saat mengikuti rapat koordinasi penanganan karhutla di Posko Aju Provinsi Riau, yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Pekanbaru, NagaNews.co – Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Aju Provinsi Riau, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin (24/8/2026). Rapat yang dihadiri Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo serta jajaran Forkopimda Riau ini bertujuan memperkuat langkah penanganan darurat.

Berdasarkan laporan Kalaksa BPBD Riau, M. Edy Afrizal, terhitung sejak Januari hingga 23 Agustus 2026, tercatat 10.514 titik panas (hotspot) dengan 521 titik terbakar. Luas lahan yang terdampak mencapai 16.277,50 hektare, dan sekitar 900 hektare di antaranya masih terbakar di tujuh titik yang tersebar di empat kabupaten.

Menanggapi kondisi tersebut, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menyebutkan bahwa tingkat kekeringan lahan di Riau tahun ini lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Karena itu, diperlukan langkah terpadu melalui pengerahan kekuatan darat dan udara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tindakan efektif dilakukan dengan metode IMC (Integrated Management Command) mengingat kadar tanah di Riau tahun ini lebih kering. Titik yang tidak terjangkau pasukan darat akan dibantu dengan helikopter water bombing untuk memutus perluasan kebakaran,” ujar Pangdam.

Untuk kawasan gambut, pengendalian diperkuat melalui pembangunan sekat kanal selebar 5–7 meter dengan mengerahkan 15 unit ekskavator. Dukungan udara juga akan ditambah melalui rencana penambahan helikopter water bombing.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan melaporkan bahwa sepanjang 2025 hingga 2026 telah diterbitkan 94 laporan polisi dengan 106 tersangka. Khusus tahun 2026, tercatat 33 laporan polisi, 36 tersangka, dan luas lahan terbakar 806,57 hektare.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penanganan dini. Pemerintah diminta menyiapkan 500 sumur bor, 700 tabung oksigen, serta dua helikopter water bombing. Selain itu, aparat diperintahkan untuk mencegah segala bentuk pembakaran lahan dan menindak tegas korporasi yang terbukti melanggar, termasuk dengan pencabutan izin usaha.

Rapat berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Ke depan, penanganan karhutla akan difokuskan pada percepatan pemadaman, penguatan pencegahan, optimalisasi operasi darat dan udara, serta penegakan hukum secara terpadu. (MS/Pendam19)

Penulis : MS

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pendam XIX/Tuambusai

Berita Terkait

IKMBD Dumai Gelar HUT ke-34, Soroti Bantuan Sosial hingga Konflik Tanah Kuburan Kristen
Opini: Karhutla Bukan Musibah, Melainkan Pelanggaran Amanah
Dua Excavator Dikerahkan, Pemko Langsa Percepat Normalisasi Krueng Langsa
Gerak Cepat Tangani Banjir, Pemko Langsa Bantu Warga dan Tinjau Aliran Sungai
NagaNews.co Tegaskan Berita Dana Desa Sesuai Kode Etik, Bantah Tudingan Giring Opini Tanpa Bukti
Dituding Opini Tanpa Data, NagaNews.co Tegaskan Pemberitaan Berdasar Konfirmasi
Kunjungi SLH Gunung Moria, Wamendagri Ribka Haluk Dorong Anak-Anak Tanah Papua Jadi Agen Perubahan
Demo Kejati Riau: Massa Minta Kebun Sawit Sitaan Tak Kembali ke Oligarki
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:39 WIB

IKMBD Dumai Gelar HUT ke-34, Soroti Bantuan Sosial hingga Konflik Tanah Kuburan Kristen

Minggu, 13 September 2026 - 18:05 WIB

Opini: Karhutla Bukan Musibah, Melainkan Pelanggaran Amanah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:22 WIB

Dua Excavator Dikerahkan, Pemko Langsa Percepat Normalisasi Krueng Langsa

Sabtu, 12 September 2026 - 13:54 WIB

Gerak Cepat Tangani Banjir, Pemko Langsa Bantu Warga dan Tinjau Aliran Sungai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:06 WIB

NagaNews.co Tegaskan Berita Dana Desa Sesuai Kode Etik, Bantah Tudingan Giring Opini Tanpa Bukti

Berita Terbaru

Penulis: Muhammad Rusdi bin Muhammaddiah, Lc. MA
(Dosen Fakultas Syariah IAIN Langsa)

Berita

Opini: Karhutla Bukan Musibah, Melainkan Pelanggaran Amanah

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:05 WIB