Dampak Banjir Mempengaruhi Naiknya Harga Bahan Pokok di Kota Langsa

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Lapak Sembako

Ket. Foto : Lapak Sembako

Langsa, NagaNews.co, – Dampak banjir beberapa hari lalu telah mempengaruhi naiknya harga pada sejumlah bahan kebutuhan pokok di kota Langsa.

Dari penelusuran media ini mendapati beberapa jenis bahan pokok yang mengalami kenaikan seperti beras yang biasanya dijual seharga Rp 22.000 s/d Rp 25.000,- ribu rupiah per bambu.

Saat ini dijual dengan harga Rp 30.000,- ribu rupiah per bambunya. Selain beras, kenaikan harga barang juga terjadi pada harga jual telur ayam Ras dan bahan pokok jenis sayur-sayuran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga cabe merah misalnya, saat ini naik tiga kali lipat dimana sebelumnya dijual seharga 60 ribu rupiah dalam perkilonya kini harga cabe tersebut dijual dengan harga Rp 150 hingga 180 ribu rupiah Perkilonya.

Sedangkan harga telur ayam yang sebelumnya dijual Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu paca banjir terjadi.

Selain dari itu kenaikan harga barang juga terjadi pada harga jual air isi ulang, sebelumnya air minum ini dijual dengan harga Rp 3 ribu rupiah setiap galonnya, pasca banjir naik menjadi 10 s/d 15 ribu rupiah.

Disisi lain, dari penelusuran dilakukan juga mendapati adanya kelangkaan BBM sehingga memicu terjadinya antrian panjang di sejumlah SPBU.

Terkait hal tersebut dibenarkan oleh sejumlah warga dalam konfirmasinya kepada naganews.co, Senin (01 Desember 2025), “benar sejumlah barang mengalami kenaikan harga pasca banjir di kota Langsa, ujar Nekdin membenarkan.

Lanjut dia lagi, “Adapun kenaikan barang tersebut disebabkan terhambatnya pasokan barang yang mayoritas berasal dari luar kota Langsa. Permintaan barang tinggi oleh konsumen, sementara stok barang tidak tersedia di kota Langsa, imbuhnya. (B.01)

Lihat semua berita di Indeks

Berita Terkait

Pemko Langsa Salurkan Santunan Rp203 Juta untuk 2.030 Anak Yatim Piatu
Jelang Mubes PPTSB ke-XVI: Saatnya Kedepankan Pengabdian, Jaga Persaudaraan, dan Pilih Pemimpin Terbaik
PHR Perkuat Kompetensi Generasi Muda Riau, Siapkan Talenta Siap Kerja
Edison Manik Pimpin Kanwil Kemenkum Riau, Gantikan Rudy Hendra Pakpahan
Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Latihan Penanganan Pesawat Asing Usai Force Down
BPBD Juara Badminton Antarinstansi, Suhartini Apresiasi Sportivitas ASN Langsa
Camat Buway Bahuga Tanggapi Dugaan Proyek Asal Jadi di Sritunggal, Dana APBN Jadi Sorotan
Mahasiswa Unilak dan UIR Geruduk Kantor Gubernur Riau, Desak Penanganan Karhutla hingga Transparansi Beasiswa
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Pemko Langsa Salurkan Santunan Rp203 Juta untuk 2.030 Anak Yatim Piatu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Jelang Mubes PPTSB ke-XVI: Saatnya Kedepankan Pengabdian, Jaga Persaudaraan, dan Pilih Pemimpin Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:00 WIB

PHR Perkuat Kompetensi Generasi Muda Riau, Siapkan Talenta Siap Kerja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Edison Manik Pimpin Kanwil Kemenkum Riau, Gantikan Rudy Hendra Pakpahan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Latihan Penanganan Pesawat Asing Usai Force Down

Berita Terbaru