Komisi II DPR Desak Kemendagri Rampungkan Aturan Pemekaran, Provinsi Tapanuli Kian Mendekati Kenyataan

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Ilustrasi peta wilayah calon Provinsi Tapanuli.

Keterangan foto: Ilustrasi peta wilayah calon Provinsi Tapanuli.

Jakarta, NagaNews.co – Kabar gembira bagi masyarakat Sumatra Utara, khususnya wilayah Tapanuli. Wacana pembentukan Provinsi Tapanuli kian mendekati kenyataan, tinggal menunggu “ketok palu” regulasi final.

Sinyal hijau ini menguat setelah Komisi II DPR RI secara resmi mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mempercepat penyusunan regulasi penataan daerah dan persiapan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), sebagaimana dilansir galasibot.co.id, Senin (8/7/2026).

DPR RI Beri Deadline Akhir Desember 2026

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat (RDP) di Jakarta, Komisi II DPR RI bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Sekjen Kemendagri, Ditjen Otda, serta BSKDN Kemendagri sepakat membuka kembali keran pemekaran wilayah.

Keputusan penting yang dihasilkan:

Komisi II DPR RI meminta Kemendagri menyerahkan draf final Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Desain Besar Penataan Daerah (Desartada) paling lambat akhir Desember 2026.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden Nomor 37 Tahun 2025 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2026.

Harapan Baru untuk Provinsi Tapanuli

Keputusan di Senayan ini menjadi angin segar. Dengan terserahkannya draf final RPP Desartada, landasan hukum untuk mencabut moratorium pemekaran daerah semakin kuat. Artinya, usulan Provinsi Tapanuli tinggal selangkah lagi menuju pengesahan.

Masyarakat berharap pembentukan Provinsi Tapanuli dapat menjadi solusi untuk:

· Pemerataan pembangunan infrastruktur
· Pemotongan jalur birokrasi dan pendekatan pelayanan publik
· Akselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal

Ketua PPPT: Momentum Emas Pengesahan Provinsi Tapanuli

Pimpinan elemen masyarakat Tapanuli menyatakan sikap optimis. Pendiri The Prabowonomics Institute sekaligus Ketua Percepatan Pembentukan Provinsi Tapanuli (PPPT), Younge Sihombing, mengapresiasi kesepakatan politik tersebut.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Saya menyambut baik dan mengapresiasi hasil rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Kemendagri yang telah memberikan perhatian serius terhadap aspirasi pembentukan DOB, termasuk Provinsi Tapanuli,” ujar Younge dalam keterangan tertulisnya.

Younge menilai penyusunan draf final Desartada menjadi titik balik penting, bukti bahwa pemerintah pusat mulai membuka ruang konstitusional untuk mencabut moratorium pemekaran.

Bukan Sekadar Syahwat Politik

Ia menegaskan, cita-cita membentuk Provinsi Tapanuli bukanlah sekadar syahwat politik atau pemekaran administratif belaka.

“Perjuangan ini bukan semata-mata membentuk wilayah administratif baru. Tujuan utamanya adalah mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, memperkuat daya saing kawasan, membuka lapangan kerja baru, serta menyejahterakan masyarakat Tapanuli secara berkelanjutan,” tegasnya.

Mengingat target akhir tahun 2026, Younge mengajak seluruh masyarakat Tapanuli, baik di bona pasogit (kampung halaman) maupun perantauan, untuk menjaga persatuan dan mendukung proses ini secara konstitusional.

“Perjuangan besar selalu dimulai dari keyakinan besar. Tapanuli Maju, Indonesia Maju. Horas!” pungkas Younge. (MS***)

Lihat semua berita di Indeks

Penulis : MS

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Galasibot.co.id

Berita Terkait

Pemko Langsa Salurkan Santunan Rp203 Juta untuk 2.030 Anak Yatim Piatu
Jelang Mubes PPTSB ke-XVI: Saatnya Kedepankan Pengabdian, Jaga Persaudaraan, dan Pilih Pemimpin Terbaik
PHR Perkuat Kompetensi Generasi Muda Riau, Siapkan Talenta Siap Kerja
Edison Manik Pimpin Kanwil Kemenkum Riau, Gantikan Rudy Hendra Pakpahan
Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Latihan Penanganan Pesawat Asing Usai Force Down
BPBD Juara Badminton Antarinstansi, Suhartini Apresiasi Sportivitas ASN Langsa
Camat Buway Bahuga Tanggapi Dugaan Proyek Asal Jadi di Sritunggal, Dana APBN Jadi Sorotan
Mahasiswa Unilak dan UIR Geruduk Kantor Gubernur Riau, Desak Penanganan Karhutla hingga Transparansi Beasiswa
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Pemko Langsa Salurkan Santunan Rp203 Juta untuk 2.030 Anak Yatim Piatu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Jelang Mubes PPTSB ke-XVI: Saatnya Kedepankan Pengabdian, Jaga Persaudaraan, dan Pilih Pemimpin Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:00 WIB

PHR Perkuat Kompetensi Generasi Muda Riau, Siapkan Talenta Siap Kerja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Edison Manik Pimpin Kanwil Kemenkum Riau, Gantikan Rudy Hendra Pakpahan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Latihan Penanganan Pesawat Asing Usai Force Down

Berita Terbaru