Mentan Amran Laporkan 280 PKS ke Kapolri karena Diduga Mainkan Harga TBS

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat memberikan keterangan pers di kantornya, Jakarta.

Keterangan Foto: Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat memberikan keterangan pers di kantornya, Jakarta.

Jakarta, NagaNews.co – Menteri Pertanian Amran Sulaiman melaporkan sebanyak 280 pabrik kelapa sawit (PKS) di sejumlah provinsi ke Kapolri atas dugaan memainkan harga pembelian tandan buah segar (TBS) dari petani.

Praktik tersebut diduga berlangsung sejak pemerintah mengumumkan kebijakan ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam strategis, termasuk kelapa sawit melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) pada 20 Mei 2026. Dari 280 PKS yang dilaporkan, 22 di antaranya berada di Provinsi Riau.

Laporan tersebut disampaikan melalui surat bernomor B-134/RC.020/M/06/2026 tanggal 9 Juni 2026. Surat itu juga ditembuskan ke Menteri Dalam Negeri, Wakapolri, Kepala Bareskrim, dan jajaran Kapolda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga CPO Naik, Harga TBS Malah Turun

Dalam penjelasannya, Mentan Amran menyebut bahwa saat ini harga minyak kelapa sawit (CPO) dunia dan nilai tukar dolar AS sedang naik, namun harga TBS kelapa sawit justru menurun.

“Patut diduga adanya permainan harga oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tulis Amran dalam surat kepada Kapolri yang dikutip NagaNews.co dari CNBC, Rabu (10/6/2026).

Amran menyatakan telah terjadi disparitas harga TBS yang diterima petani sawit dengan harga yang ditetapkan gubernur, mencapai Rp400 hingga Rp1.500 per kilogram. Menurutnya, tidak ada alasan bagi PKS untuk menurunkan harga pembelian TBS dari petani.

“Guna memastikan harga pembelian TBS yang wajar dan transparan, maka dengan ini mohon dukungan Saudara untuk melakukan pemantauan dan pengawasan agar harga TBS kembali normal sebagaimana harga sebelum tanggal 20 Mei 2026 lalu,” tulis Amran.

Masih Ada PKS yang Belum Termonitor

Menurut Mentan, hingga tanggal 7 Juni 2026, PKS masih melakukan pembelian TBS petani swadaya di bawah harga sebelum pengumuman ekspor satu pintu.

“Selain daftar PKS yang terlampir, dimungkinkan masih ada PKS yang belum termonitor, agar juga dilakukan pemantauan lebih lanjut,” kata Amran. (MS***)

Lihat semua berita di Indeks

Penulis : MS

Editor : Redaksi

Sumber Berita : CNBC

Berita Terkait

Tak Lagi Tadah Hujan, Warga Desa Pinggir Rasakan Manfaat Air Bersih untuk Kehidupan dari Pertamina Hulu Rokan
Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI
Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa
For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha
Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga
BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi
Ketua BENTARA NJ Kota Langsa Apresiasi Kinerja Polri, Dukung Polres Langsa dalam Pemberantasan Narkoba
Wali Kota Langsa Hadiri Maulid di Empat Gampong, Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:11 WIB

Tak Lagi Tadah Hujan, Warga Desa Pinggir Rasakan Manfaat Air Bersih untuk Kehidupan dari Pertamina Hulu Rokan

Rabu, 4 November 2026 - 20:57 WIB

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI

Selasa, 3 November 2026 - 19:05 WIB

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Minggu, 1 November 2026 - 07:19 WIB

For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga

Berita Terbaru

Oleh: Muhammad Taufik Hidayat, CPM
Ketua Umum DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa

Berita

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:05 WIB