Orang Tua Kecewa Seleksi Jalur Prestasi SMA Unggul, Disdik: Ada 4 Komponen Penilaian

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Ilustrasi keluhan seleksi penerimaan siswa baru SMA Unggul Lampung.

Keterangan Foto: Ilustrasi keluhan seleksi penerimaan siswa baru SMA Unggul Lampung.

Bandar Lampung, NagaNews.co – Pengumuman hasil seleksi SMA Unggul Provinsi Lampung untuk Tahun Ajaran 2026/2027 menuai beragam reaksi. Sejumlah orang tua calon peserta didik menyampaikan kekecewaan karena anaknya dengan nilai rapor tinggi tidak lolos jalur prestasi.

Dalam unggahan di media sosial, seorang orang tua mengaku heran. Anaknya memiliki nilai rapor di atas 91 dan masuk peringkat paralel sekolah, tetapi tetap tidak diterima. Ia menilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Potensi Akademik (TPA) yang hanya berlangsung satu hari terlalu dominan menentukan kelulusan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menjelaskan bahwa seleksi jalur prestasi tidak hanya berdasarkan nilai rapor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peserta jalur prestasi pada dasarnya adalah anak-anak berprestasi dari seluruh kabupaten dan kota. Mereka harus memenuhi syarat akademik dan non-akademik terlebih dahulu. Setelah itu, nilai akhir dihitung sesuai petunjuk teknis,” ujar Thomas.

Berdasarkan Petunjuk Teknis SPMB 2026, nilai akhir jalur prestasi merupakan gabungan empat komponen:

· Nilai rapor semester 1–5: 30%
· Nilai TKA: 30%
· Nilai TPA: 30%
· Sertifikat prestasi: 10%

“Dengan sistem pembobotan ini, nilai rapor tinggi otomatis tidak cukup. Semua komponen dihitung proporsional agar seleksi lebih objektif dan mengukur kemampuan secara menyeluruh,” kata Thomas.

Kuota jalur prestasi sendiri dialokasikan minimal 35% dari total daya tampung SMA Unggul.

Thomas mengakui jumlah pendaftar jauh melebihi kuota. Ia memastikan proses seleksi berlangsung transparan dan sesuai ketentuan pemerintah provinsi.

“Kuota terbatas, peminat sangat tinggi. Masyarakat diharapkan melihat hasil seleksi secara utuh, bukan dari satu indikator nilai saja,” pungkasnya. (Budi/rilis)

Penulis : Budi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kuasa Hukum: Roy Suryo dan dr Tifa Diamankan Polda Metro Jaya Jumat Pagi
Terpengaruh CPO dan Kernel, Harga TBS Sawit Mitra di Sumut Kembali Melonjak
Cetak Pelatih Tangguh, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Resmikan Latkadertih PSM dan Berangkatkan Kontingen Andalan
Jaga Ukhuwah, Empat Calon Geuchik Meurandeh Aceh Tetapkan Nomor Urut
Wali Kota Agung Nugroho Resmikan Pekanbaru Job Fair 2026, Targetkan 70 Persen Lowongan Terserap
Polsek Medan Labuhan Kawal Ketat Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Medan 2026
Mahasiswa Al-Azhar dan STIE Riau Kepung DPRD, Sorot Krisis Pangan hingga Dugaan Korupsi
Plt Gubri Lepas 28 Peserta Pesprawi XIV, Kontingen Riau Siap Ukir Prestasi dan Harmoni di Manokwari
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

Kuasa Hukum: Roy Suryo dan dr Tifa Diamankan Polda Metro Jaya Jumat Pagi

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:38 WIB

Terpengaruh CPO dan Kernel, Harga TBS Sawit Mitra di Sumut Kembali Melonjak

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:51 WIB

Cetak Pelatih Tangguh, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Resmikan Latkadertih PSM dan Berangkatkan Kontingen Andalan

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:03 WIB

Jaga Ukhuwah, Empat Calon Geuchik Meurandeh Aceh Tetapkan Nomor Urut

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Wali Kota Agung Nugroho Resmikan Pekanbaru Job Fair 2026, Targetkan 70 Persen Lowongan Terserap

Berita Terbaru