Way Kanan, NagaNews.co – Pembangunan proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kampung Sritunggal, Kecamatan Buway Bahuga, Kabupaten Way Kanan, menjadi sorotan setelah muncul dugaan pekerjaan tidak sesuai standar kualitas.
Proyek tersebut diduga dikerjakan asal jadi oleh oknum kelompok gabungan kelompok tani (Gapoktan). Dugaan ini menjadi perhatian dan mendorong perlunya penelusuran terhadap pelaksanaan pekerjaan maupun kualitas bangunan.
Menanggapi pemberitaan yang beredar, Camat Buway Bahuga, berinisial E, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan bahwa pihaknya pernah mengumpulkan oknum-oknum terkait untuk membahas persoalan tersebut. Namun, menurutnya, mereka tidak berkenan hadir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Oknum-oknum tersebut sudah pernah saya kumpulkan, akan tetapi mereka tidak berkenan,” ujar Camat Buway Bahuga.
Ia juga menyampaikan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan adanya laporan di bagian Tipikor Polres Way Kanan.
Atas dugaan temuan tersebut, awak media menyatakan akan terus mengawal perkembangan persoalan ini hingga tuntas. Pengawasan diperlukan untuk memastikan pelaksanaan proyek yang menggunakan dana negara berjalan sesuai ketentuan, serta mengedepankan mutu dan kualitas bangunan.
Kepada Unit Tipikor Polres Way Kanan, diharapkan dapat menindaklanjuti laporan tersebut serta melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan proyek, termasuk mengaudit penggunaan anggaran apabila diperlukan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Langkah pemeriksaan dinilai penting agar persoalan ini menjadi terang, tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat, serta memastikan apabila ditemukan penyimpangan, dapat ditindaklanjuti sesuai hukum.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan mengenai tanggapan pihak Gapoktan yang disebut dalam dugaan tersebut maupun hasil pemeriksaan atas kualitas pekerjaan proyek. (Budi)
Penulis : Budi
Editor : Redaksi






