Langsa, NagaNews.co, – Harga sejumlah material bangunan yang dibutuhkan untuk pembangunan sarana dan prasarana di Kota Langsa mengalami kenaikan drastis. Kenaikan ini diduga imbas dari naiknya harga beberapa jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi akibat geopolitik perang Timur Tengah yang melibatkan Israel, Amerika, dan Iran.
“Benar, ada kenaikan pada beberapa jenis material bangunan di Kota Langsa. Menurut saya, ini dipicu oleh kenaikan BBM non subsidi. Dampaknya akan mempengaruhi biaya transportasi dan produksi, sehingga harga barang ikut naik,” ungkap Rusli, seorang kepala tukang yang aktif dalam pembangunan gedung dan rumah, saat dikonfirmasi Naga News.co, Minggu (26 April 2026).
Rusli merinci sejumlah material yang mengalami kenaikan harga secara signifikan, antara lain:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Kerikil: dari Rp850.000 menjadi Rp1.400.000 per dump truk.
2. Tanah timbun: dari Rp120.000 menjadi Rp250.000 per dump truk.
3. Pasir: dari Rp250.000 menjadi Rp600.000 per dump truk.
4. Batu bata: dari Rp550 menjadi Rp850 per biji.
Sementara itu, harga material seperti semen dan besi belum mengalami kenaikan. (B.01)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






