Lagi-lagi Ketahanan Pangan Desa Dipertanyakan Masyarakat : Diduga “Realisasi Nol, Kas Desa Nol

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa, NagaNews.Co,– Anggaran ketahanan pangan dan hewani Gampong yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) Dana Desa, kembali menuai pertanyaan dari masyarakat.

Kali ini pertanyaan tersebut di lontarkan oleh sumber masyarakat di Gampong Blang Seunibong Kecamatan Langsa Kota-Kota Langsa, kepada Media, Minggu (15 Desember 2025).

Menurut sumber, realisasi anggaran ketahanan pangan APBN Dana Desa sebesar 20% di Gampong Blang Seunibong hingga saat ini diduga belum terealisasi, sementara anggaran ketahanan pangan tersebut sudah dilakukan penarikan sebesar 100% persen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut dugaan kami, realisasi anggaran ketahanan pangan Gampong dan hewani saat ini masih nol kegiatan, namun penarikan anggaran sudah dilakukan 100%. (Persen), ungkap sumber.

Lanjut sumber, Kas Desa seperti yang disampaikan bendahara tambah dia, saat ini sudah kosong, tidak ada lagi anggaran tersisa di KAS desa untuk ketahanan pangan tersebut, ungkap sumber itu menutup konfirmasinya.

Untuk perimbangan pemberitaan terkait dugaan warga tentang realisasi anggaran ketahanan pangan dan hewani di Gampong Blang Seunibong nol realisasi dan anggaran Kas Desa nol tersisa.

Wartawan media ini mencoba melakukan konfirmasi dengan Geuchik Gampong setempat, Elijon melalui pesan WhatsApp mengatakan, “datang saja kekantor, nanti ada yang jelaskan disana, sebut Geuchik Elijon singkat mengarahkan.

Sementara itu, Bendahara Kantor Geuchik Irma saat di konfirmasi melalui chat WhatsApp kepada NagaNews.co, menjelaskan, “terkait dugaan masyarakat pada realisasi anggaran ketahanan pangan yang dinilai masih nol, dan KAS desa tersisa nol anggaran, jelas Irma

“Untuk penyaluran anggaran ketahanan pangan tersebut saat ini pihak kami tinggal menunggu pengurusan pembukaan buku rekening dari BUMG, karena pengurus BUMG yang ada sekarang ini merupakan pengurus baru, sebut Irma menerangkan.

Lebih lanjut Bendahara Kantor Geuchik Blang Seunibong itu mengatakan, “Selain pengurus baru, jaringan internet susah, seharusnya sudah tersalurkan kalau tidak terkendala dengan sinyal internet akibat bencana banjir, ungkapnya.

Akibat kejadian itu sambung Irma lagi, makanya tertunda realisasi ketahanan pangan Gampong dan hewani, Kantor Geuchik hancur lebur pak, Arsip hilang semua, urai Irma menjawab konfirmasi wartawan.

Selanjutnya ketika kembali ditanyakan NagaNews.co terkait realisasi tahap pertama dan besaran anggaran ketahanan pangan di Gampong tersebut, Irma mengaku, “kalau besaran anggaran tahap pertama Sekitar 140 jutaan.

“Kalau untuk tahap ke dua tambahnya lagi, bukan Gampong kami saja yang belum terealisasi di Kecamatan Langsa Kota, pokoknya untuk tahap kedua ini akan kami upayakan secepatnya terealisasi, mudah-mudahan tidak lagi kendala, tutup Irma. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : M.Sinaga

Berita Terkait

Harga Bapokting di Kota Langsa Stabil Sepekan, Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi Ringan
Wamen Dikdasmen RI Kunjungi Sekolah Maitreyawira Dumai: Guru Adalah Arsitek Masa Depan Bangsa
Green Policing di Pesisir Dumai: Kapolda Riau Tanam Mangrove untuk Masa Depan Lancang Kuning
Peringatan Diabaikan, Wako Agung Tertibkan Kabel Semrawut: Provider Tak Berizin Kena Sanksi
Polda Riau Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 310 Warga Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Tahapan Pilchiksung Kota Langsa Berlanjut, P2G dari 47 Gampong Ikuti Bimbingan Teknis
Pemprov Riau Gelar Penandatanganan Pakta Integritas untuk SPMB Bersih dan Berkeadilan
Kerahkan Heli Water Booming, Puluhan Personel Gabungan Padamkan Karhutla di Bengkalis
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:35 WIB

Harga Bapokting di Kota Langsa Stabil Sepekan, Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi Ringan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wamen Dikdasmen RI Kunjungi Sekolah Maitreyawira Dumai: Guru Adalah Arsitek Masa Depan Bangsa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:52 WIB

Green Policing di Pesisir Dumai: Kapolda Riau Tanam Mangrove untuk Masa Depan Lancang Kuning

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:26 WIB

Peringatan Diabaikan, Wako Agung Tertibkan Kabel Semrawut: Provider Tak Berizin Kena Sanksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polda Riau Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 310 Warga Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru