Di era digital saat ini, kita dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi melalui smartphone yang kita miliki. Untuk itu sebagai pengguna yang bijak kita perlu menyaring atau melakukan perbandingan terhadap segala hal yang melintas di beranda media sosial yang kita miliki, terutama iklan produk yang selalu muncul silih berganti. Dalam melakukan pembelian produk kita harus lebih dulu memastikan apakah produk tersebut menjadi kebutuhan kita dalam menunjang setiap aktivitas ataupun kebutuhan hidup yang kita jalani.

Menjadi seorang konsumen yang smart, seseorang harus memiliki Financial Literacy yang mencukupi. Yang dimaksud Financial Literacy adalah kemampuan seorang individu untuk mengambil keputusan dalam hal pengaturan keuangan pribadi, sehingga seseorang bisa mengatur kebutuhan yang diperlukan sesuai dengan kemampuan keuangan yang dia miliki. Konsumen memiliki Financial Literacy yang mencukupi membuat Financial Behavior seseorang menjadi lebih baik. Financial Behavior adalah kemampuan seseorang dalam mengatur perencanaan keuangan, pengelolaan keuangan, pengendalian keuangan, pemeriksaan keuangan, dan bagaimana penyimpanan keuangan dalam dana sehari-hari. Financial Behavior haruslah mengarah pada perilaku bertanggungjawab baik individu maupun keluarga agar dapat dikelola dengan baik.
Dari tulisan diatas kita dapat menyimpulkan bahwa Financial Literacy memiliki hubungan positif dengan Financial Behavior. Seseorang yang memiliki Financial Literacy yang lebih tinggi akan membentuk Financial Behavior yang lebih baik. Sehingga dalam mengambil keputusan akan keuangan, seseorang akan menilai dari berbagai aspek yang ada agar keputusan yang diambil tepat. Hal ini harus menjadi pedoman bagi banyak orang terutama masyarakat Indonesia untuk menjadi konsumen yang bijak dalam membeli terutama dalam kondisi ekonomi yang tidak baik saat ini agar tidak melakukan pembelian yang sia-sia dan dapat melakukan pilihan investasi atau menabung untuk masa depan yang lebih baik ***
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT






