Tapanuli Tengah, NagaNews. Co, – Sejak ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD-D) Kabupaten Tapanuli Tengah pada akhir tahun 2025, banyak kendala yang belum terselesaikan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 H berlalu.
Terhambatnya pembayaran honor perangkat desa menjadi keluhan yang menyasar 159 desa di Tapanuli Tengah. Hingga Lebaran tiba, honor tersebut belum juga dibayarkan.
Keterlambatan birokrasi di bawah kepemimpinan Ernita Naibaho selaku Plh Kadis PMD Tapteng dinilai mencatatkan catatan kelam. Belum pernah sebelumnya para perangkat desa tidak menerima honor hingga melewati Idulfitri. Seharusnya penyaluran honor sudah tuntas sebelum hari raya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya masalah honor, sumber menyebutkan bahwa program pembangunan desa juga dikhawatirkan terhambat jika pemimpinnya kurang memahami program yang harus dijalankan.
Seorang perangkat desa yang menjadi sumber terpercaya membenarkan hal ini.
“Iya, Bang. Sampai lebaran lewat, honor kami belum juga kami terima. Padahal kebutuhan Lebaran sangat besar, ya mau gimana lagi,” ucapnya dengan nada sesal.
Ia menambahkan, baru kali ini honor perangkat desa tak kunjung turun hingga Lebaran usai.
“Tahun lalu lancar, Pak. Tidak tahu penyebabnya apa, kami juga kurang paham,” tuturnya singkat.
Dalam wawancara singkat di sebuah warung, ia berharap Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, memberikan perhatian serius agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Kami tidak tahu, ini bentuk tidak paham atau memang ketidaktahuan dari kadis sekarang,” pungkasnya. (RM)
Penulis : RM
Editor : Redaksi






