Kontrak Parkir Jangka Panjang Dinilai Bermasalah, Kabag Hukum Pemko Langsa Buka Suara

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Benner
sorotan pemerhati untuk kemajuan Langsa

Keterangan foto : Benner sorotan pemerhati untuk kemajuan Langsa

Langsa, NagaNews.co, – Sorotan berbagai kalangan pemerhati kemajuan Kota Langsa terkait perjanjian kontrak parkir yang dinilai tidak wajar akhirnya terjawab. Kabag Hukum Pemko Langsa buka suara menyikapi potensi dampak terhadap pendapatan asli daerah (PAD) seiring berjalannya waktu kontrak.

Jangka waktu kerja sama pemungutan retribusi parkir tepi jalan umum (TJU) yang cukup panjang dinilai dapat menghambat evaluasi tahunan. Padahal, evaluasi kinerja perlu dilakukan secara berkala untuk memaksimalkan kerja pihak kedua di bidang jasa perparkiran di wilayah Kota Langsa.

Kabag Hukum Setdako Langsa, Sri Verawati, S.H., saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026), menjelaskan bahwa jika terdapat kekeliruan dalam perjanjian antara pihak pertama dan pihak kedua, hal tersebut dapat diperbaiki di kemudian hari melalui adendum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait perjanjian kontrak, secara umum adalah kesepakatan kedua belah pihak. Jika nanti di kemudian hari ada yang tidak sesuai, maka dapat diperbaiki atau adendum sesuai ketentuan yang berlaku di Pemko Langsa,” tegas Vera melalui pesan tertulisnya.

Sementara itu, berdasarkan lembaran perjanjian kerja sama (PKS) pemungutan retribusi parkir tepi jalan umum, Pasal 11 menyebutkan bahwa apabila pihak pertama ingin mengambil alih kembali pemungutan retribusi parkir TJU wilayah Kota Langsa, maka pihak pertama dapat melakukannya dengan terlebih dahulu memberikan pemberitahuan kepada pihak kedua selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja sebelum pengambilalihan.

Pengambilalihan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diikuti dengan penyesuaian hak dan kewajiban para pihak. Perjanjian kerja sama ini berlaku mulai tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2030, dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan atau perubahan dalam penetapan ini akan diperbaiki sebagaimana mestinya. (B.01)

Lihat semua berita di Indeks

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tak Lagi Tadah Hujan, Warga Desa Pinggir Rasakan Manfaat Air Bersih untuk Kehidupan dari Pertamina Hulu Rokan
Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI
Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa
For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha
Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga
BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi
Ketua BENTARA NJ Kota Langsa Apresiasi Kinerja Polri, Dukung Polres Langsa dalam Pemberantasan Narkoba
Wali Kota Langsa Hadiri Maulid di Empat Gampong, Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Berita ini 103 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:11 WIB

Tak Lagi Tadah Hujan, Warga Desa Pinggir Rasakan Manfaat Air Bersih untuk Kehidupan dari Pertamina Hulu Rokan

Rabu, 4 November 2026 - 20:57 WIB

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI

Selasa, 3 November 2026 - 19:05 WIB

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Minggu, 1 November 2026 - 07:19 WIB

For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga

Berita Terbaru

Oleh: Muhammad Taufik Hidayat, CPM
Ketua Umum DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa

Berita

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:05 WIB