Jakarta, NagaNews.co – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026) mulai pukul 10.00 WIB. Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar Jalan Sudirman-Thamrin diperkirakan mengalami kepadatan.
TMC Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan tersebut dan mencari rute alternatif.
“Diinformasikan mengenai potensi kepadatan arus lalu lintas di Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat,” tulis TMC Polda Metro di akun media sosial, Jumat (12/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Diperkirakan akan terjadi kepadatan lalu lintas di ruas jalan sekitar Jl. Sudirman-Thamrin. Bagi para pengendara, diimbau untuk menghindari ruas jalan di sekitar kawasan ini atau mencari rute alternatif,” imbuh pihak kepolisian.
Warga juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keamanan dan kelancaran serta mematuhi aturan yang berlaku.
Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, memastikan aksi unjuk rasa digelar hari ini dengan tajuk “Menuju Indonesia Bangkrut”. Diperkirakan sekitar 1.000 mahasiswa atau lebih turun ke jalan.
“(Jumlah mahasiswa sekitar) 1.000 ke atas ya,” kata Yatalathof.
Ia menyadari aksi ini akan menimbulkan kemacetan, namun menilai dampaknya hanya bersifat sementara.
“Kemacetan lalu lintas hari ini hanya berlangsung beberapa jam. Di sisi lain, kemacetan mobilitas sosial, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan masa depan yang dipaksakan sistem ini kepada rakyat sudah jauh lebih lama berlangsung selama puluhan tahun dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti sendiri,” jelasnya.
Lima Tuntutan BEM UI
Dalam aksinya, BEM UI membawa lima tuntutan utama:
1. Stop pemborosan APBN.
2. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
3. Hentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Hentikan militerisme di ranah sipil.
5. Prabowo berhenti mengelak dan akui kesalahan pemerintah. (MS/int)
Penulis : MS
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Detikcom






