Pemprov Riau Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Kampar, Pelaku Diancam Pidana

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Tim gabungan yang terdiri dari Dinas ESDM, DPMPTSP, Bapenda, Diskominfotik, dan Satpol PP Provinsi Riau saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi tambang ilegal Jalan Kisaran, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Jumat (12/6/2026).
(Dok. Media Center)

Keterangan Foto : Tim gabungan yang terdiri dari Dinas ESDM, DPMPTSP, Bapenda, Diskominfotik, dan Satpol PP Provinsi Riau saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi tambang ilegal Jalan Kisaran, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Jumat (12/6/2026). (Dok. Media Center)

Pekanbaru, NagaNews.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menghentikan sementara aktivitas pertambangan mineral bukan logam dan batuan (MBLB) tanpa izin di dua lokasi di Kabupaten Kampar. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menegakkan aturan perizinan serta mewujudkan tata kelola pertambangan yang tertib dan sesuai regulasi.

Penghentian sementara dilakukan setelah tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotik) Provinsi Riau melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Kisaran, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Jumat (12/6/2026).

Kepala Bidang Mineral dan Batubara (Minerba) Dinas ESDM Provinsi Riau, Wan Saiful Effendi, menjelaskan bahwa tim gabungan menemukan aktivitas penambangan tanah urug yang masih beroperasi tanpa mengantongi izin, dengan menggunakan alat berat dan kendaraan angkutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah tidak melarang usaha pertambangan, namun seluruh aktivitas harus sesuai dengan regulasi yang berlaku. Para pelaku kami minta untuk segera mengurus izin sebelum kembali beroperasi,” tegas Wan Saiful.

Tim gabungan juga telah memasang spanduk peringatan dan melakukan pendekatan persuasif kepada para pelaku. Mereka diminta hadir untuk memberikan klarifikasi sekaligus mendapatkan pembinaan mengenai tata cara pengurusan Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Wan Saiful mengingatkan adanya ancaman pidana bagi pelaku tambang ilegal. “Berdasarkan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, pelaku dapat dikenakan sanksi pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar,” ujarnya.

Pengelola Tambang Siap Patuhi Aturan

Salah satu penanggung jawab kegiatan penambangan, Idris, menyatakan hormat dan siap mengikuti arahan pemerintah. Ia mengaku akan menghentikan sementara seluruh aktivitas dan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengurus perizinan.

“Kami menerima arahan dari tim gabungan. Ke depan, kami akan mengikuti seluruh proses yang telah ditetapkan pemerintah dan melengkapi semua persyaratan perizinan yang diperlukan,” pungkas Idris.(MS/MCR)

Lihat semua berita di Indeks

Penulis : MS

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Mediacenter Riau

Berita Terkait

Tak Lagi Tadah Hujan, Warga Desa Pinggir Rasakan Manfaat Air Bersih untuk Kehidupan dari Pertamina Hulu Rokan
Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI
Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa
For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha
Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga
BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi
Ketua BENTARA NJ Kota Langsa Apresiasi Kinerja Polri, Dukung Polres Langsa dalam Pemberantasan Narkoba
Wali Kota Langsa Hadiri Maulid di Empat Gampong, Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Berita ini 23 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:11 WIB

Tak Lagi Tadah Hujan, Warga Desa Pinggir Rasakan Manfaat Air Bersih untuk Kehidupan dari Pertamina Hulu Rokan

Rabu, 4 November 2026 - 20:57 WIB

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI

Selasa, 3 November 2026 - 19:05 WIB

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Minggu, 1 November 2026 - 07:19 WIB

For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga

Berita Terbaru

Oleh: Muhammad Taufik Hidayat, CPM
Ketua Umum DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa

Berita

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:05 WIB