Hari Ke-11 Karhutla, Kapolres Kampar Turun Langsung Padamkan Api di Lahan Gambut

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K., saat memimpin langsung operasi pemadaman dan pendinginan massif di lokasi Jalan Keluarga, Dusun II, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang.(dok.ist)

Keterangan Foto: Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K., saat memimpin langsung operasi pemadaman dan pendinginan massif di lokasi Jalan Keluarga, Dusun II, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang.(dok.ist)

Kampar, NagaNews.co – Memasuki hari ke-11 penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kampar, Kapolres Kampar turun langsung memimpin operasi pemadaman dan pendinginan massif di lokasi strategis Jalan Keluarga, Dusun II, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, pada Selasa (25/8/2026) pagi.

Kebakaran yang terjadi di koordinat 0.426282, 101.318764 tersebut telah menghanguskan lahan gambut seluas sekitar 13 hektare. Medan yang sangat menantang—berupa tanah gambut dalam yang tertutup semak belukar rapat—menyulitkan proses pemadaman karena api kerap membara di bawah permukaan tanah dan sulit dipastikan benar-benar padam dalam waktu singkat. Hingga saat ini, identitas kepemilikan lahan masih dalam proses penyelidikan.

Sinergi Puluhan Personel dan Alat Berat

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menghadapi kondisi tersebut, Kapolres Kampar membagi kekuatan menjadi 10 Regu Operasi yang disebar ke 10 titik kritis penanganan. Kolaborasi lintas instansi dan swasta terjalin kuat dengan total personel gabungan sebagai berikut:

· Polri: 153 personel
· Brimob: 45 personel
· TNI: 30 personel
· BPBD: 18 personel
· Manggala Agni: 18 personel
· Swasta: PT SBAL (9 orang), PT Tasma Puja (4 orang), dan PT Rama Jaya Pramukti (6 orang).

Peralatan pendukung juga disiapkan lengkap. Brimob mengerahkan pompa ministriker, nosel, selang, mesin Robin, serta kendaraan operasional. Polres Kampar menyiapkan 7 unit ministriker, 1 unit mesin Robin, serta perlengkapan selang dan nosel. Dukungan teknis tambahan datang dari TNI berupa tangki air, BPBD dengan mesin pompa bertekanan, Manggala Agni dengan peralatan khusus lahan gambut, serta perusahaan swasta yang menyertakan mobil pemadam, pompa jinjing, dan alat keselamatan lainnya.

Tantangan Angin Kencang dan Strategi Pemadaman

Kendati lokasi kebakaran relatif dekat dengan akses jalan umum, hambatan terbesar justru berasal dari arah angin yang bertiup kencang. Kondisi ini menyulitkan penyemprotan air langsung ke pusat api dan berpotensi menyebarkan percikan serta asap ke area lain, sehingga menuntut strategi yang hati-hati dan terukur.

Untuk mengatasinya, tim tidak hanya fokus memadamkan api yang terlihat, tetapi juga melakukan pemblokiran lahan yang belum terbakar guna mencegah perluasan, serta penyiraman menyeluruh sebagai pendinginan. Di sisi lain, petugas memasang Police Line di sepanjang batas tempat kejadian perkara (TKP) untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Pendinginan Berlanjut, Kapolres Ingatkan Keselamatan Personel

Meskipun api berhasil dikendalikan menjelang pukul 12.00 WIB, kepulan asap masih terlihat dari beberapa titik yang menandakan adanya potensi panas di lapisan gambut bagian bawah. Karena itu, operasi pendinginan diperpanjang hingga dipastikan benar-benar aman. Secara keseluruhan, situasi di lokasi terpantau aman, terkendali, dan kondusif.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K., menyampaikan penekanan khusus kepada seluruh personel di lapangan.

“Saya tegaskan, keselamatan dan kesehatan personel adalah prioritas utama. Medan gambut dan angin kencang adalah musuh berat, tetapi semangat kebersamaan kita tak tergoyahkan. Bekerjalah dengan hati-hati, saling menjaga rekan sejawat, dan gunakan perlengkapan pelindung diri dengan benar,” ujarnya.

Imbauan kepada Masyarakat

Kapolres juga mengimbau masyarakat Kabupaten Kampar, khususnya warga Kecamatan Tambang, agar tetap tenang namun waspada. Warga diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu percikan api serta menggunakan masker jika berada di dekat lokasi kebakaran guna melindungi kesehatan pernapasan.

“Kami akan terus berjuang hingga api benar-benar padam dan wilayah kembali aman,” pungkasnya. (N.02**)

Penulis : N. 02

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Way Kanan Padamkan Titik Api di Tanjung Sari
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Toro Jaya
BENTARA NJ Kota Langsa Kembali Gelar Turnamen Mini Soccer, 32 Tim Bertanding
Sinergi Jaga Kamtibmas, Warga Karta Jaya Serahkan Senpi Rakitan ke Polsek Negara Batin
Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Peran Aktif Pemda hingga Tingkat Desa
Karhutla Riau Jadi Perhatian Presiden, Pangdam XIX Siapkan Langkah Terpadu
Wujud Kesadaran Hukum, Warga Serahkan Senpi Rakitan ke Polsek Baradatu
Kualitas Udara Riau Memburuk, Pemprov Imbau Warga Pakai Masker dan Kurangi Aktivitas Luar
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Way Kanan Padamkan Titik Api di Tanjung Sari

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Hari Ke-11 Karhutla, Kapolres Kampar Turun Langsung Padamkan Api di Lahan Gambut

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Toro Jaya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:14 WIB

BENTARA NJ Kota Langsa Kembali Gelar Turnamen Mini Soccer, 32 Tim Bertanding

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Sinergi Jaga Kamtibmas, Warga Karta Jaya Serahkan Senpi Rakitan ke Polsek Negara Batin

Berita Terbaru