Panen Raya Jagung di Bukit Raya, Polsek Turun Tangan Bantu Penjemuran Pipil

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Penjemuran jagung pipil pasca-panen raya yang digelar Kelompok Tani (Poktan) Bina Tani Sejahtera.

Keterangan foto : Penjemuran jagung pipil pasca-panen raya yang digelar Kelompok Tani (Poktan) Bina Tani Sejahtera.

Pekanbaru, NagaNews.co – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan implementasi Asta Cita Presiden RI, Polsek Bukitraya melalui Bhabinkamtibmas terus aktif mendampingi kelompok tani di lapangan. Kali ini, Aipda Priyanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Air Dingin, turut serta dalam kegiatan penjemuran jagung pipil pasca-panen raya yang digelar Kelompok Tani (Poktan) Bina Tani Sejahtera.

Kegiatan penjemuran berlangsung pada Jumat (26/6/2026) pukul 10.00 WIB di lokasi UPT Pelatihan Penyuluh Pertanian, Jalan Khaharuddin Nasution, RT 03 RW 007, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Penjemuran Manual Demi Kualitas dan Daya Simpan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjemuran dilakukan secara manual dengan memanfaatkan sinar matahari langsung. Tujuannya untuk menurunkan kadar air (KA) jagung pipil hingga mencapai standar 14 persen sesuai ketentuan penyerapan Bulog. Langkah ini penting untuk mencegah pertumbuhan jamur, menjaga biji agar tidak mudah hancur, serta memastikan komoditas siap disimpan atau dipasarkan.

Riko Sihombing, Ketua Poktan Bina Tani Sejahtera, menjelaskan bahwa proses penjemuran jagung pipil diperkirakan memakan waktu 2 hingga 5 hari, tergantung pada kondisi cuaca dan jenis jagung yang dijemur.

“Kendala utama di lapangan adalah cuaca yang masih sering hujan, sehingga proses penurunan kadar air membutuhkan waktu lebih lama. Kami juga belum memiliki alat pengering (dryer) jagung, sehingga semua masih mengandalkan panas matahari,” ujar Riko.

Kapolsek: Kami Kawal hingga Jagung Siap Simpan

Kompol Hendrix, S.H., M.H. , Kapolsek Bukitraya, menegaskan bahwa pihaknya terus memonitor perkembangan kegiatan dan menginstruksikan Bhabinkamtibmas untuk mengawal proses penjemuran hingga selesai.

“Kami pastikan kegiatan ini berlangsung dengan baik. Jagung pipil dikatakan sudah kering dan aman untuk disimpan jika kadar airnya turun di bawah 14 persen. Secara fisik, biji jagung akan terasa keras saat dipegang, tidak mudah pecah, dan warnanya menjadi lebih mengkilap,” jelas Kapolsek.

Dengan pendampingan dari kepolisian, diharapkan hasil panen jagung Poktan Bina Tani Sejahtera dapat berkualitas tinggi dan mendukung program swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.(MS/Ril)

Penulis : MS

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Tapteng Salurkan Bantuan Alsintan dan Bibit Hortikultura untuk Pemulihan Pertanian
Bupati dan Wabup Tapteng Sambut Kunjungan Kerja Kapolda Sumut
Kapolda Sumut Kunker di Kabupaten Tapanuli Tengah, Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rusun Polres
Wabup Tapteng Pimpin Rapat Persiapan HUT Ke-81 RI, Tekankan Sinergi dan Kesiapan
Marak Pengecoran BBM di SPBU Baradatu, Modus Tangki Modifikasi hingga Diduga Ada Setoran ke Oknum Pengawas
Wahrul Fauzi Silalahi Pimpin Karang Taruna Lampung Periode 2026-2031 Secara Aklamasi
DPPKP dan Bulog Gelar Pangan Murah Tiga Hari, Ini Jadwalnya
Dukung Car Free Day dan Sambut HUT RI, Pemko Langsa Gelar Pangan Murah 9–11 Agustus 2026
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Bupati Tapteng Salurkan Bantuan Alsintan dan Bibit Hortikultura untuk Pemulihan Pertanian

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Bupati dan Wabup Tapteng Sambut Kunjungan Kerja Kapolda Sumut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Kapolda Sumut Kunker di Kabupaten Tapanuli Tengah, Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rusun Polres

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Wabup Tapteng Pimpin Rapat Persiapan HUT Ke-81 RI, Tekankan Sinergi dan Kesiapan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Marak Pengecoran BBM di SPBU Baradatu, Modus Tangki Modifikasi hingga Diduga Ada Setoran ke Oknum Pengawas

Berita Terbaru