Kabar Gembira! Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Jadi Rp3.859/Kg

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit siap panen. (dok.ist)

Keterangan Foto: Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit siap panen. (dok.ist)

Pekanbaru, NagaNews.co – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga resmi merilis harga kelapa sawit kemitraan plasma untuk periode 8–14 Juli 2026. Harga tertinggi tercatat pada kelompok umur 9 tahun yang naik menjadi Rp3.859,87 per kilogram.

Kenaikan harga tertinggi terjadi pada kelompok sawit umur 9 tahun, yang mengalami apresiasi sebesar Rp28,11 per kilogram atau naik sekitar 0,73 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Kepala Disbun Riau, Supriadi, menjelaskan bahwa formula perhitungan periode ini mengacu pada regulasi terbaru, yakni Permentan Nomor 13 Tahun 2024 dan Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kenaikan harga tertinggi terjadi pada kelompok kelapa sawit umur 9 tahun, yang mengalami apresiasi sebesar Rp28,11 per kilogram atau naik sekitar 0,73 persen dibandingkan periode sebelumnya. Dengan demikian, harga pembelian TBS untuk kelompok umur prima tersebut resmi dipatok menjadi Rp3.859,87 per kilogram,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Indikator Pendorong Kenaikan

Supriadi memaparkan sejumlah indikator pasar yang menjadi motor penggerak utama di balik penguatan harga beli di tingkat petani mitra plasma.

Berdasarkan data pasar sepekan terakhir:

· Harga penjualan CPO tim naik sebesar Rp32,68
· Harga kernel (inti sawit) melonjak signifikan sebesar Rp453,02
· Harga cangkang ditetapkan sebesar Rp19,77/kg dengan Indeks K mencapai 92,87 persen

Kebijakan Harga Alternatif

Untuk mengatasi kendala adanya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak melakukan transaksi penjualan selama masa pemantauan, tim menetapkan kebijakan harga alternatif sesuai payung hukum yang berlaku.

Merujuk Pasal 16 Permentan Nomor 13 Tahun 2024, jika kondisi tersebut terjadi, harga CPO dan kernel dihitung menggunakan rata-rata tim. Apabila formula menyentuh batas validasi 2, maka rujukan beralih pada harga rata-rata acuan dari Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), dengan harga CPO KPBN periode ini tercatat Rp15.571,67 dan kernel KPBN Rp13.103,50.

Daftar Lengkap Harga TBS Plasma

Berikut rincian harga TBS kemitraan plasma berdasarkan kelompok umur:

Kelompok Umur Muda–Produktif Intermediet

Umur Harga (Rp/Kg)
3 tahun 2.973,59
4 tahun 3.372,24
5 tahun 3.574,43
6 tahun 3.730,33
7 tahun 3.810,53
8 tahun 3.855,56
9 tahun 3.859,87

Kelompok Umur Tua (10–24 tahun)

Umur Harga (Rp/Kg)
10–20 tahun 3.839,09
21 tahun 3.778,61
22 tahun 3.720,59
23 tahun 3.658,67
24 tahun 3.590,79

Kelompok Umur di Atas 24 Tahun

Umur Harga (Rp/Kg)
25 tahun 3.514,47
26 tahun 3.468,18
27 tahun 3.421,68
28 tahun 3.376,42
29 tahun 3.359,14
30 tahun 3.344,74

Komitmen Tata Kelola yang Sehat

Supriadi menegaskan bahwa perbaikan tata kelola penetapan harga ini merupakan komitmen serius seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Riau. Upaya ini juga mendapat pengawalan dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Riau bersama Kejaksaan Tinggi Riau demi menciptakan iklim usaha yang sehat.

Disbun Riau berharap transparansi regulasi ini secara langsung dapat mendongkrak pendapatan petani swadaya maupun kemitraan, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat daerah. (Red/MCR)

Penulis : Red/MCR

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dua Excavator Dikerahkan, Pemko Langsa Percepat Normalisasi Krueng Langsa
Gerak Cepat Tangani Banjir, Pemko Langsa Bantu Warga dan Tinjau Aliran Sungai
NagaNews.co Tegaskan Berita Dana Desa Sesuai Kode Etik, Bantah Tudingan Giring Opini Tanpa Bukti
Dituding Opini Tanpa Data, NagaNews.co Tegaskan Pemberitaan Berdasar Konfirmasi
Kunjungi SLH Gunung Moria, Wamendagri Ribka Haluk Dorong Anak-Anak Tanah Papua Jadi Agen Perubahan
Demo Kejati Riau: Massa Minta Kebun Sawit Sitaan Tak Kembali ke Oligarki
Mendagri Tito Dukung Perkada Tapteng: Saya Back Up Jika DPRD Tak Setuju
Investigasi NagaNews.co: Oknum APH dari Dua Institusi Vertikal Diduga Kondisikan Dana Desa Kota Langsa
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:22 WIB

Dua Excavator Dikerahkan, Pemko Langsa Percepat Normalisasi Krueng Langsa

Sabtu, 12 September 2026 - 13:54 WIB

Gerak Cepat Tangani Banjir, Pemko Langsa Bantu Warga dan Tinjau Aliran Sungai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:06 WIB

NagaNews.co Tegaskan Berita Dana Desa Sesuai Kode Etik, Bantah Tudingan Giring Opini Tanpa Bukti

Jumat, 11 September 2026 - 23:47 WIB

Dituding Opini Tanpa Data, NagaNews.co Tegaskan Pemberitaan Berdasar Konfirmasi

Jumat, 11 September 2026 - 21:13 WIB

Kunjungi SLH Gunung Moria, Wamendagri Ribka Haluk Dorong Anak-Anak Tanah Papua Jadi Agen Perubahan

Berita Terbaru