Proyek Irigasi D.I. Waykandis Disorot, Warga Duga Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Waykandis di wilayah Rajabasa Jaya, Bandar Lampung.

Keterangan foto: Pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Waykandis di wilayah Rajabasa Jaya, Bandar Lampung.

Bandar Lampung, NagaNews.co – Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Waykandis Tahun Anggaran 2026 milik Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) menjadi sorotan warga. Proyek tersebut diduga dikerjakan tidak maksimal dan menimbulkan pertanyaan terkait mutu serta kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.

Proyek dengan nomor kontrak 600.1.4.2/001/2.03.02.0014/KTR/PK/APBD/V.04/VIII/2026 itu dikerjakan oleh CV Artha Razka Konstruksi, dengan titik awal pekerjaan di wilayah Rajabasa Jaya.

Berdasarkan pantauan tim media yang tergabung dalam Forum Wartawan Independen Nusantara (For-WIN), terdapat sejumlah hal yang dinilai perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya, papan informasi proyek yang terpasang di lokasi disebut tidak mencantumkan nilai anggaran pekerjaan. Kondisi ini menjadi sorotan karena informasi mengenai nilai kontrak merupakan bagian penting dari transparansi pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran pemerintah.

Selain itu, warga mempertanyakan konstruksi bagian bawah atau fondasi bangunan irigasi. Berdasarkan pengamatan di lapangan, fondasi yang dinilai berfungsi menopang struktur bangunan tersebut diduga tidak dikerjakan sebagaimana mestinya.

Kondisi itu perlu diperiksa lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan kesesuaiannya dengan gambar kerja, spesifikasi teknis, dan ketentuan konstruksi yang berlaku. Sebab, fondasi merupakan salah satu bagian penting yang memengaruhi stabilitas serta ketahanan bangunan irigasi.

Sorotan lainnya tertuju pada pasangan dinding irigasi, terutama bagian belakang dan tengah. Menurut hasil pantauan tim, susunan batu pada bagian tersebut terlihat tidak dilapisi plesteran dan diduga hanya ditutup dengan tanah.

Apabila kondisi itu tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, kualitas pekerjaan dikhawatirkan dapat terpengaruh, terutama dalam menghadapi aliran air dan kondisi cuaca. Namun, kepastian mengenai kesesuaian pekerjaan tersebut perlu didasarkan pada pemeriksaan teknis oleh instansi terkait.

Atas kondisi itu, warga sekitar dan para pengguna jaringan irigasi meminta Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Kepala Dinas PSDA Provinsi Lampung, Ir. Febrizal Levi Sukmana, S.T., M.T., M.M., agar melakukan evaluasi dan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

“Kami meminta Gubernur Lampung melalui Dinas PSDA melakukan pengawasan ketat. Jika memang ada pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kami berharap segera diperbaiki. Jangan sampai kurangnya pengawasan membuat hasil pembangunan tidak memberikan manfaat sebagaimana yang diharapkan masyarakat,” ungkap seorang warga.

Warga juga meminta agar setiap item pekerjaan yang tercantum dalam kontrak dilaksanakan sesuai ketentuan. Mereka menilai, apabila terdapat pekerjaan yang seharusnya dilaksanakan tetapi tidak dikerjakan, hal tersebut perlu ditelusuri untuk memastikan kualitas pekerjaan dan mencegah potensi kerugian keuangan negara.

Sementara itu, Kepala Dinas PSDA Provinsi Lampung, Ir. Febrizal Levi Sukmana, S.T., M.T., M.M., yang dihubungi melalui WhatsApp untuk dimintai tanggapan beberapa waktu lalu, belum memberikan keterangan hingga berita ini diterbitkan.

DPP Forum Wartawan Independen Nusantara (For-WIN) bersama masyarakat menyatakan akan terus memantau pelaksanaan proyek tersebut dan mengumpulkan informasi serta fakta di lapangan sebagai bahan untuk menentukan langkah selanjutnya.
Hingga berita ini diterbitkan, dugaan ketidaksesuaian pekerjaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak pelaksana proyek dan pemeriksaan teknis dari instansi berwenang. (Budi/Tim)

Lihat semua berita di Indeks

Penulis : Budi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : DPP For-WIN,

Berita Terkait

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI
Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa
For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha
Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga
BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi
Ketua BENTARA NJ Kota Langsa Apresiasi Kinerja Polri, Dukung Polres Langsa dalam Pemberantasan Narkoba
Wali Kota Langsa Hadiri Maulid di Empat Gampong, Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:57 WIB

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI

Selasa, 3 November 2026 - 19:05 WIB

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Minggu, 1 November 2026 - 07:19 WIB

For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:50 WIB

BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi

Berita Terbaru

Oleh: Muhammad Taufik Hidayat, CPM
Ketua Umum DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa

Berita

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:05 WIB