Pasca Banjir, Masyarakat Terkendala Air Bersih, “Apa Kabar PDAM”

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Ilustrasi susahnya mendapat Air Bersih di Langsa, Pasca Banjir

Ket. Foto : Ilustrasi susahnya mendapat Air Bersih di Langsa, Pasca Banjir

Langsa, NagaNews. Co, – Pasca banjir yang memporak-porandakan seluruh wilayah di Aceh dan khususnya kota Langsa mengakibatkan berbagai akses kebutuhan melekat tidak berjalan dengan baik.

Akses internet terganggu, arus listrik ikut padam dan banyak lagi persoalan lain yang saat ini menjadi Pekerjaan Rumah bagi Pemerintah Kabupaten/Kota di Aceh, Pasca banjir melanda.

Disisi lain, pekerjaan rumah tidak saja dirasakan Pemerintah kota/kabupaten, pekerjaan rumah pasca banjir juga dirasakan masyarakat korban banjir, keterbatasan air bersih menjadi permasalahan besar bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Air yang berfungsi untuk mencuci, mandi, memasak, dan untuk bersuci. Pasca bajir, saat ini kebutuhan air bersih sangat sulit diperoleh, harapan pelanggan akan air bersih dari PDAM tidak kunjung tersalurkan.

Terkait hal tersebut, dari penelusuran NagaNews.co, Kamis (11/12/2025) , berhasil merangkum berbagai keluhan masyarakat pelanggan PDAM. Mereka mengeluhkan tentang kebutuhan akan air bersih pasca banjir.

“Apa kabar PDAM?”, untuk diketahui bahwa kami pelanggan PDAM, kami sangat kecewa dengan layanan yang diberikan.

“Banyangkan, sudah hampir setengah bulan pasca banjir, suplay air PDAM ke pelanggan tidak kunjung membaik.

“Atas kondisi itu, kami kewalahan mendapatkan air bersih, ungkap warga Langsa Syamsuddin kepada wartawan.

Ia menambahkan, “kami pelanggan air dari PDAM Tirta Kemuning tambah dia, kami tidak butuh teori dan alasan-alasan klasik, yang ingin kami lihat, sejauh mana tanggung jawab PDAM terhadap kami pelanggan.

“Saat ini sambung dia lagi, masyarakat sangat butuh air bersih. Dampak kekurangan air bersih bisa memicu penyakit gatal-gatal bagi masyarakat.

“Karena itu, coba PDAM memikirkan terkait hal tersebut, dan sesegera mungkin dapat penuhi kebutuhan air terhadap pelanggan, tutup Syamsuddin. (B.01)

Berita Terkait

Tragis! Hiace Ringsek Usai Tabrak Truk di Tol Permai Siak, 5 Penumpang Tewas Diduga karena Microsleep
Antrean Solar Subsidi Membeludak, Polsek Medan Labuhan Turun Atur Lalu Lintas di SPBU
Harga Bapokting di Kota Langsa Stabil Sepekan, Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi Ringan
Wamen Dikdasmen RI Kunjungi Sekolah Maitreyawira Dumai: Guru Adalah Arsitek Masa Depan Bangsa
Green Policing di Pesisir Dumai: Kapolda Riau Tanam Mangrove untuk Masa Depan Lancang Kuning
Peringatan Diabaikan, Wako Agung Tertibkan Kabel Semrawut: Provider Tak Berizin Kena Sanksi
Polda Riau Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 310 Warga Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Tahapan Pilchiksung Kota Langsa Berlanjut, P2G dari 47 Gampong Ikuti Bimbingan Teknis
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:03 WIB

Tragis! Hiace Ringsek Usai Tabrak Truk di Tol Permai Siak, 5 Penumpang Tewas Diduga karena Microsleep

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:18 WIB

Antrean Solar Subsidi Membeludak, Polsek Medan Labuhan Turun Atur Lalu Lintas di SPBU

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:35 WIB

Harga Bapokting di Kota Langsa Stabil Sepekan, Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi Ringan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wamen Dikdasmen RI Kunjungi Sekolah Maitreyawira Dumai: Guru Adalah Arsitek Masa Depan Bangsa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:52 WIB

Green Policing di Pesisir Dumai: Kapolda Riau Tanam Mangrove untuk Masa Depan Lancang Kuning

Berita Terbaru