Langsa, NagaNews. Co, – Pasca banjir yang memporak-porandakan seluruh wilayah di Aceh dan khususnya kota Langsa mengakibatkan berbagai akses kebutuhan melekat tidak berjalan dengan baik.
Akses internet terganggu, arus listrik ikut padam dan banyak lagi persoalan lain yang saat ini menjadi Pekerjaan Rumah bagi Pemerintah Kabupaten/Kota di Aceh, Pasca banjir melanda.
Disisi lain, pekerjaan rumah tidak saja dirasakan Pemerintah kota/kabupaten, pekerjaan rumah pasca banjir juga dirasakan masyarakat korban banjir, keterbatasan air bersih menjadi permasalahan besar bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Air yang berfungsi untuk mencuci, mandi, memasak, dan untuk bersuci. Pasca bajir, saat ini kebutuhan air bersih sangat sulit diperoleh, harapan pelanggan akan air bersih dari PDAM tidak kunjung tersalurkan.
Terkait hal tersebut, dari penelusuran NagaNews.co, Kamis (11/12/2025) , berhasil merangkum berbagai keluhan masyarakat pelanggan PDAM. Mereka mengeluhkan tentang kebutuhan akan air bersih pasca banjir.
“Apa kabar PDAM?”, untuk diketahui bahwa kami pelanggan PDAM, kami sangat kecewa dengan layanan yang diberikan.
“Banyangkan, sudah hampir setengah bulan pasca banjir, suplay air PDAM ke pelanggan tidak kunjung membaik.
“Atas kondisi itu, kami kewalahan mendapatkan air bersih, ungkap warga Langsa Syamsuddin kepada wartawan.
Ia menambahkan, “kami pelanggan air dari PDAM Tirta Kemuning tambah dia, kami tidak butuh teori dan alasan-alasan klasik, yang ingin kami lihat, sejauh mana tanggung jawab PDAM terhadap kami pelanggan.
“Saat ini sambung dia lagi, masyarakat sangat butuh air bersih. Dampak kekurangan air bersih bisa memicu penyakit gatal-gatal bagi masyarakat.
“Karena itu, coba PDAM memikirkan terkait hal tersebut, dan sesegera mungkin dapat penuhi kebutuhan air terhadap pelanggan, tutup Syamsuddin. (B.01)






