Langsa, NagaNews.co – Panitia Langsa Expo 2026 yang diselenggarakan PT PEKOLA di Taman Hutan Kota Langsa, Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Pemerintah Kota Langsa, mewujudkan kepeduliannya dengan mengundang puluhan anak yatim dari desa sekitar untuk menikmati berbagai wahana permainan dan kuliner yang disajikan secara gratis.
Dalam konfirmasinya, Direktur PT PEKOLA Hj T Ratna Lailasari, S.H., M.H., melalui Ketua Panitia Langsa Expo yang juga Direktur Operasional & Keuangan M. Aris Setiawan, S.H., kepada naganews.co, Kamis malam (8 Oktober 2026), menjelaskan hal tersebut.
“Alhamdulillah, pada kesempatan malam ini,” sebut Aris, “kami panitia Langsa Expo telah dapat berkumpul bersama anak yatim yang sengaja kami undang dari desa sekitar sebagai wujud kepedulian untuk menghibur mereka dengan berbagai wahana permainan sekaligus menikmati berbagai kuliner secara gratis. Mudah-mudahan kegiatan ini akan mendapat berkah dari Allah nantinya,” kata Aris.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aris menambahkan, “Adapun kuliner yang kami bagikan secara gratis merupakan hasil sumbangan dari berbagai stand yang ada pada kegiatan Langsa Expo. Terima kasih atas kebersamaan yang telah tercipta pada kegiatan ini,” ungkap Aris lagi.
“Kami dari PT PEKOLA sekaligus panitia Langsa Expo 2026,” tambah dia, “pada kegiatan ini mencoba untuk menjembatani dinding pemisah antara anak yatim dengan anak lainnya yang bukan yatim. Melalui kegiatan ini, seyogyanya mereka, anak yatim, juga bisa terhibur walau tanpa ada orang tua di sisi mereka.”
“Kita sadari, anak yatim tentu membutuhkan kasih sayang dari orang tua. Namun, Tuhan berkehendak lain. Mereka terpaksa berpisah dengan orang yang mereka cintai, yang menjadi tumpuan harapan tempat mengenyam masa kecil dengan penuh sukaria, yang hal tersebut kini sudah tidak lagi ada di tengah-tengah mereka.”
“Karena itu,” sambung Aris lagi, “melalui kegiatan Langsa Expo, kami dari PT PEKOLA dan juga sebagai panitia kegiatan hadir menghibur mereka. Semoga dengan adanya kegiatan Langsa Expo ini mereka dapat merasakan apa yang dirasakan oleh anak-anak lainnya yang bukan yatim,” pungkas Aris. (B.01)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






