Langsa, NagaNews.co,- Oknum Scurity SPBU Gampong Matang Seulimeng Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa, terindikasi halang-halangi kerja Pers saat meliput kekosongan BBM di SPBU tersebut pada Senin (01 Desember 2025).
Berawal saat wartawan media ini mencoba mengabadikan beberapa obyek gambar berupa foto situasi SPBU yang saat ini terpasang police line.
Tak lama berselang datang oknum Scurity yang namanya tidak diketahui dengan nada menghardik dan meminta wartawan untuk menghapus foto yang sudah diambil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ngapain ambil foto SPBU, hapus ! , jangan ambil sembarangan, ujar oknum Security itu, yang langsung dijawab oleh wartawan media ini, “saya tahu kode etik dalam menjalankan tugas Pers, SPBU tempat terbuka.
“Untuk pengambilan foto pada tempat umum seperti ini, tidak ada larangan, terlebih lagi ada police line yang mengisyaratkan larangan masuk ke lokasi SPBU, sebut wartawan media ini menjelaskan.
Lantas, oknum Security itu dengan nada menghardik kembali mengatakan, “hapus foto itu, saya tidak takut dengan Wartawan, ini Aceh, katanya dengan nada kasar namun tidak direspon oleh wartawan media ini.
Terkait preseden buruk yang terjadi terhadap kebebasan Pers, diminta kepada pemilik SPBU agar menyarankan pekerjanya untuk mengedepankan pelayanan yang baik kepada konsumen dan keterbukaan informasi publik kepada awak media, demikian naganews. (B.01)






