Langsa, NagaNews.co, – Bencana banjir yang terjadi pada 26 November 2025 lalu mengakibatkan kerusakan pada berbagai sarana dan prasarana fasilitas umum serta ribuan rumah warga Kota Langsa, dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang.
Pemerintah Kota (Pemko) Langsa dinilai telah melakukan pemulihan situasi pasca bencana dengan baik. Berbagai langkah dan upaya yang dilakukan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat terdampak.
Percepatan pemulihan terlihat dari pembersihan lumpur di ruas badan jalan, terutama pada sejumlah fasilitas umum, jalan utama, dan prioritas lainnya. Pembersihan dilakukan secara bertahap hingga akhirnya situasi terkondisikan dengan baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, banjir juga menyisakan tantangan pelik, yakni pendataan korban terdampak langsung maupun tidak langsung yang datanya akan digunakan sebagai dasar pemberian bantuan.
Pemko Langsa terus berupaya mempercepat realisasi bantuan Jaminan Dukungan (Jadup) serta bantuan rehab rumah untuk kategori rusak ringan dan sedang. Saat ini, proses telah memasuki tahap akhir verifikasi oleh Kementerian Sosial dan BNPB Pusat.
Menanggapi isu yang berkembang bahwa dana bantuan stimulan rehab rumah dan bantuan Jadup telah masuk ke rekening Pemko Langsa, pemerintah kota menegaskan bahwa dana tersebut masih berada di Kementerian Sosial. Dana akan dikirim ke rekening masing-masing penerima setelah proses verifikasi selesai.
Pemko Langsa juga mengimbau masyarakat untuk mengedepankan semangat kebersamaan, menjaga situasi kondusif di wilayah masing-masing, serta menepis isu negatif yang tidak bersumber dari penjelasan resmi pemerintah. Pemko Langsa berkomitmen untuk terus mempercepat realisasi bantuan stimulan bagi korban terdampak banjir di Kota Langsa. (B.01)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






