Pekanbaru, NagaNews.co, Panitia Seleksi (Pansel) Calon Komisaris PT Sarana Pembangunan Riau (Perseroda) resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi. Dari total empat pendaftar, tiga orang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan berhak mengikuti tahap seleksi berikutnya.
Ketua Pansel, M. Job Kurniawan, menjelaskan bahwa jabatan komisaris PT SPR memiliki kriteria khusus. Berdasarkan regulasi, posisi ini diperuntukkan bagi pejabat yang sedang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Hal ini bertujuan memastikan kompetensi manajerial yang selaras dengan kebijakan daerah.
Dalam keterangan resminya, Minggu (26/4/2026), M. Job menegaskan bahwa proses verifikasi berkas dilakukan secara teliti. “Dari empat orang yang mendaftar, ada tiga yang kami nyatakan lolos seleksi administrasi,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketiga nama yang lolos merupakan pejabat eselon II di Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Riau, yaitu:
1. Zulfahmi – Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Riau,
2. Mardoni Akrom – Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Riau,
3. Sri Irianto – Kepala Biro Ekonomi dan SDA Setda Riau.
Selanjutnya, ketiganya akan mengikuti tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang berlangsung secara maraton mulai 28 April hingga 5 Mei 2026 di Kota Pekanbaru. UKK ini akan diselenggarakan oleh lembaga profesional bersama UPT Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau yang telah terakreditasi A. Pansel ingin memastikan calon komisaris memiliki integritas dan pemahaman mendalam tentang pengembangan BUMD.
Hasil UKK direncanakan diumumkan pada 6 Mei 2026. Tahap final yang menentukan adalah sesi wawancara langsung dengan Gubernur Riau selaku pemegang otoritas tertinggi daerah, yang dijadwalkan pada 8 Mei mendatang.
Sebagai informasi, proses seleksi ini sempat diperpanjang masa pendaftarannya hingga 21 April karena minimnya peminat. Langkah tersebut diambil Pansel agar sesuai dengan Permendagri Nomor 37 yang mewajibkan adanya minimal tiga calon dalam proses seleksi dewan pengawas atau komisaris.(MS)






