Transparansi Dana Desa Jadi Kunci Pj Geuchik di Tengah Transisi Pilchiksung Langsa

Selasa, 16 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Spanduk/benner sosialisasi skema penggunaan Dana Desa di salah satu gampong di Langsa.

Keterangan Foto: Spanduk/benner sosialisasi skema penggunaan Dana Desa di salah satu gampong di Langsa.

Langsa, NagaNews.co – Pemilihan Geuchik (Pilchiksung) se-kota Langsa resmi dijadwalkan pada 19 Juli 2026, menandai berakhirnya masa jabatan Penjabat (Pj) Geuchik di 47 gampong dalam lingkup Pemerintah Kota Langsa.

Prosesi Pilchiksung kini terus bergulir secara bertahap. Pemerintah kota pun berharap seluruh tahapan dapat berlangsung sukses, aman, dan kondusif tanpa kendala berarti.

Namun, di balik persiapan yang berjalan, perhatian mulai tertuju pada para Pj Geuchik yang akan segera lengser. Mereka diingatkan agar tidak meninggalkan pekerjaan rumah (PR) yang berpotensi membebani kepemimpinan gampong baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu titik krusial adalah pertanggungjawaban realisasi penggunaan Dana Desa tahun berjalan. Para Pj Geuchik diminta memastikan laporan keuangan telah sesuai aturan, terutama yang bersumber dari APBN.

Meski imbauan itu terus digaungkan, penelusuran NagaNews.co di lapangan mencium adanya aroma yang berpotensi mengganggu kelancaran serah terima jabatan. Di sejumlah gampong, laporan pertanggungjawaban Dana Desa tahun berjalan dikabarkan rawan menjadi sumber masalah.

Bahkan, sumber internal menyebut anggaran ketahanan pangan menjadi sektor yang paling berpotensi memicu keruhnya situasi saat serah terima dari Pj Geuchik kepada Geuchik terpilih. Anggaran ini dinilai rawan penyimpangan dan perlu diwaspadai secara serius oleh pimpinan gampong baru.

Oleh karena itu, pantauan dan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan anggaran ketahanan pangan diharapkan menjadi prioritas utama bagi para geuchik terpilih. Langkah ini penting agar mereka tidak terjebak dalam masalah administratif maupun hukum di kemudian hari.

Transparansi Dana Desa, sejak kini, bukan hanya slogan—melainkan harga mati bagi Pj Geuchik agar masa transisi kepemimpinan berjalan bersih dan bebas dari jeratan hukum. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Plt Gubri Lepas 28 Peserta Pesprawi XIV, Kontingen Riau Siap Ukir Prestasi dan Harmoni di Manokwari
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Air Dingin Bantu Petani Panen Jagung
PN Bengkalis Kabulkan Praperadilan, Status Tersangka Manajer KSO Agrinas Batal Demi Hukum
Prof. Mohd Nasir Terpilih Pimpin ICMI Orda Kota Langsa
Cegah Barang Berbahaya Masuk Rutan, Polsek Bukitraya Periksa Ketat Barang Bawaan Pembesuk
Door to Door System, Polsek Medan Labuhan Hadir di Tengah Warga Cegah Gangguan Kamtibmas
Polda Riau Ungkap Kasus Begal hingga Curanmor, 15 Motor & 3 Mobil Jadi Barang Bukti
Ijazah Yuke Ardana Akhirnya Diserahkan SMK Surya Dharma, For-WIN Apresiasi Langkah Cepat Disdik Provinsi Lampung
Berita ini 50 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:10 WIB

Plt Gubri Lepas 28 Peserta Pesprawi XIV, Kontingen Riau Siap Ukir Prestasi dan Harmoni di Manokwari

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Air Dingin Bantu Petani Panen Jagung

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:13 WIB

PN Bengkalis Kabulkan Praperadilan, Status Tersangka Manajer KSO Agrinas Batal Demi Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:21 WIB

Prof. Mohd Nasir Terpilih Pimpin ICMI Orda Kota Langsa

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:56 WIB

Transparansi Dana Desa Jadi Kunci Pj Geuchik di Tengah Transisi Pilchiksung Langsa

Berita Terbaru

Keterangan Foto: Ketua terpilih ICMI Orda Kota Langsa, Prof. Mohd Nasir MA.

Berita

Prof. Mohd Nasir Terpilih Pimpin ICMI Orda Kota Langsa

Selasa, 16 Jun 2026 - 17:21 WIB