Diduga Keluarga Wabup Dominasi SPPG, Ini Pemicu Kekerasan di Dapur MBG Langsa

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Suasana usai dugaan insiden perselisihan antara petugas SPPG dan pihak yayasan di salah satu SPPG Langsa Baro

Keterangan Foto: Suasana usai dugaan insiden perselisihan antara petugas SPPG dan pihak yayasan di salah satu SPPG Langsa Baro

Langsa, NagaNews.co – Dugaan tindak kekerasan terhadap salah seorang karyawan di dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut-sebut milik Wakil Bupati Aceh Timur di Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, masih menyisakan tanda tanya. Peristiwa yang sempat viral di akun TikTok beberapa hari lalu itu diduga dipicu oleh kemauan sepihak pemilik yayasan yang mayoritas dikendalikan oleh keluarga besar Wabup.

Informasi yang dihimpun NagaNews.co dari berbagai sumber menyebutkan, yayasan pengelola SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) tersebut secara struktural dikuasai oleh kerabat Wabup. Meskipun pendirian yayasan menggunakan nama orang lain, mitra Wabup yang juga bertindak sebagai pemilik yayasan disebut-sebut adalah istrinya—juga dengan nama orang lain.

Bahkan, sejumlah posisi strategis di SPPG itu diisi oleh keluarga dekat Wabup. Seorang sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan, Asisten Lapangan (Aslap) merupakan kakak kandung dari istri Wabup. Sementara itu, driver MBG berstatus sebagai suami Aslap, dan posisi admin juga dijabat oleh adik dari istri Wabup.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keluarga besar Wabup tidak hanya mengisi posisi strategis, tetapi juga posisi lain seperti sopir mobil untuk keperluan belanja. Sekitar 70 persen pekerja di SPPG itu mempunyai hubungan keluarga,” ujar sumber tersebut kepada NagaNews.co, Jumat (17/7/2026).

Akibat dominasi keluarga besar tersebut, konflik internal kerap terjadi. Menurut sumber, tenaga ahli gizi dan akuntan yang seharusnya bekerja sesuai profesionalisme justru diarahkan untuk tunduk kepada ketua yayasan, bukan kepada kepala SPPG.

“Kami ingin bekerja sesuai tupoksi, tapi sering mendapat ancaman verbal karena dianggap tidak sesuai keinginan yayasan. Sistem kerja juga terindikasi tidak jelas, bahkan ada dugaan markup anggaran yang merugikan pihak SPPG/BGN,” tambahnya.

Sumber lain menyebutkan, sejak awal beroperasi, SPPG tersebut selalu diwarnai konflik. Para pekerja lebih takut dan patuh kepada Aslap dibandingkan kepada kepala SPPG dan staf office. Aslap kerap menegaskan bahwa dapur tersebut milik Wabup, sehingga dia merasa memiliki wewenang penuh untuk memutuskan siapa yang boleh bekerja dan siapa yang tidak.

“Kondisi ini semakin parah dalam dua bulan terakhir,” tandas sumber.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak-pihak yang disebutkan dalam dugaan kekerasan di SPPG Langsa Baro belum berhasil dihubungi untuk dimintai konfirmasi. (B.01)

Lihat semua berita di Indeks

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI
Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa
For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha
Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga
BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi
Ketua BENTARA NJ Kota Langsa Apresiasi Kinerja Polri, Dukung Polres Langsa dalam Pemberantasan Narkoba
Wali Kota Langsa Hadiri Maulid di Empat Gampong, Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga
Berita ini 197 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:57 WIB

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI

Selasa, 3 November 2026 - 19:05 WIB

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Minggu, 1 November 2026 - 07:19 WIB

For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:50 WIB

BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi

Berita Terbaru

Oleh: Muhammad Taufik Hidayat, CPM
Ketua Umum DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa

Berita

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:05 WIB