Jenderal Bintang Tiga Baru: Herry Heryawan dan Filosofi Amanah di Kursi Kabaharkam Polri

Minggu, 4 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Komjen Herry Heryawan

Keterangan foto : Komjen Herry Heryawan

Jakarta, NafaNews.co – Lampu ruang utama Mabes Polri masih menyala terang saat Komjen Herry Heryawan melangkah keluar dari rangkaian pelantikan, Sabtu malam (3/10/2026). Jabatan baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri resmi disandangnya, membawa serta pangkat jenderal bintang tiga yang sebelumnya ia pegang sebagai Kapolda Riau.

Namun bagi Herry, jabatan hanyalah baju. Yang melekat di dalamnya adalah amanah—dan itu yang ia tekankan usai pelantikan.

“Perubahan jabatan tidak mengubah orientasi utama seorang anggota Polri,” katanya. “Apa pun jabatan dan di mana pun tempat bertugas, orientasinya tetap sama: menjaga keamanan, hadir di tengah masyarakat, serta menjalankan tugas dengan integritas dan penuh tanggung jawab.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memandang rotasi dan pergantian kepemimpinan sebagai bagian alami dari regenerasi organisasi. Bagi Polri, estafet kepemimpinan adalah cara menjaga roda pelayanan tetap berputar.

Herry tak lupa menengok ke belakang. Riau—Bumi Lancang Kuning—adalah rumah pengabdiannya sebelum Jakarta memanggil. Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Riau, pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, akademisi, media, dan seluruh elemen masyarakat yang menjadi bagian dari perjalanannya.

“Setiap amanah tentu memiliki tantangan dan tanggung jawab yang berbeda. Namun prinsipnya tetap sama: bagaimana kehadiran Polri dapat memberikan rasa aman dan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Herry tak berbicara tentang kekuasaan. Ia berbicara tentang doa dan keberkahan.

“Mohon doa agar setiap langkah pengabdian ke depan senantiasa diberikan kemudahan dan keberkahan. Jabatan adalah amanah, dan pada akhirnya yang terpenting adalah bagaimana amanah itu dapat dijalankan sebaik-baiknya untuk masyarakat, bangsa, dan negara.”

Jakarta telah memanggil. Herry Heryawan menjawab dengan satu kata: amanah. (Tobing/red)

Penulis : Tobing

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Edison Manik Pimpin Kanwil Kemenkum Riau, Gantikan Rudy Hendra Pakpahan
Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Latihan Penanganan Pesawat Asing Usai Force Down
BPBD Juara Badminton Antarinstansi, Suhartini Apresiasi Sportivitas ASN Langsa
Camat Buway Bahuga Tanggapi Dugaan Proyek Asal Jadi di Sritunggal, Dana APBN Jadi Sorotan
Sabu Senilai Rp84,5 Miliar Digagalkan Masuk Riau, Dua Kurir Dibekuk
Mahasiswa Unilak dan UIR Geruduk Kantor Gubernur Riau, Desak Penanganan Karhutla hingga Transparansi Beasiswa
Polres Kampar Bongkar Peredaran 1,1 Kg Sabu, Kurir Dibayar Rp500 Ribu
PHR Ajak Anak Usia Dini Belajar Beternak dan Bertani, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Edison Manik Pimpin Kanwil Kemenkum Riau, Gantikan Rudy Hendra Pakpahan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Latihan Penanganan Pesawat Asing Usai Force Down

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:56 WIB

BPBD Juara Badminton Antarinstansi, Suhartini Apresiasi Sportivitas ASN Langsa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Camat Buway Bahuga Tanggapi Dugaan Proyek Asal Jadi di Sritunggal, Dana APBN Jadi Sorotan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Sabu Senilai Rp84,5 Miliar Digagalkan Masuk Riau, Dua Kurir Dibekuk

Berita Terbaru

Keterangan Foto: Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar konferensi pers pengungkapan kasus penyelundupan sabu seberat 46,9 kilogram di Mapolda Riau, Selasa (20/10/2026).

Berita Pilihan

Sabu Senilai Rp84,5 Miliar Digagalkan Masuk Riau, Dua Kurir Dibekuk

Selasa, 20 Okt 2026 - 19:37 WIB