Dua Hari Dilanda Hujan Intensitas Tinggi, Banjir Kembali Rendam Pemukiman Warga Tapanuli Tengah

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Lokasi banjir di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Keterangan foto: Lokasi banjir di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Tapanuli Tengah, NagaNews.co – Curah hujan dengan intensitas tinggi kembali melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah sejak Minggu (2/8/2026) hingga hari ini, Senin (3/8/2026). Kondisi ini memicu sejumlah sungai meluap dan merendam pemukiman warga di beberapa titik.

Luapan air memaksa warga dievakuasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ke tempat yang lebih aman guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Tanggul Darurat Jebol di Kecamatan Tukka

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Kecamatan Tukka, banjir terjadi akibat tanggul darurat yang terbuat dari galian sedimentasi sungai jebol diterjang derasnya arus air. Seluruh warga di sepanjang bantaran sungai dievakuasi ke pengungsian dalam waktu yang belum dapat ditentukan.

Hingga Senin pagi, kondisi rumah warga masih terpantau tergenang luapan air sungai.

Banjir Susulan Terus Berulang

Sejak tragedi banjir bandang melanda wilayah Pantai Barat Sumatera Utara pada 25 November 2025 lalu, banjir susulan memang kerap terjadi. Pendangkalan sungai akibat banjir bandang hingga kini belum tuntas dinormalisasi.

Akibatnya, meski curah hujan intensitas rendah atau hujan terjadi di hulu sungai, banjir di hilir tetap sulit dihindari.

Warga Sesalkan Kondisi Sungai yang Semakin Dangkal

Salah satu warga bernama M. Hutagalung menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi sungai yang semakin dangkal. Menurutnya, pemerintah seharusnya mengembalikan kedalaman sungai seperti semula.

“Dulu kedalaman sungai dari pemukiman warga sekitar 4 hingga 6 meter. Sekarang kondisi sungai sejajar dengan pemukiman. Pembatas hanya galian pasir atau tanggul sanitasi di sepanjang sungai. Kalau hujan begini, tanggul buatan itu akan tergerus dan banjir pasti kembali menggenangi pemukiman warga,” ujarnya dengan nada kesal.

Ia menambahkan, harapan warga adalah agar pemerintah memperbaiki kedalaman sungai terlebih dahulu sehingga kejadian banjir tidak terus terulang.

Warga Minta Kinerja Tender Lebih Serius

Di akhir wawancara singkat dengan Naganews.co, M. Hutagalung juga menyoroti kinerja pihak pelaksana tender. Menurutnya, sejak bencana terjadi hingga kini, belum terlihat kinerja yang membanggakan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Harapan kami kepada pemegang tender agar lebih serius dalam bekerja. Sejak kejadian bencana hingga hari ini, belum tampak kinerja yang membanggakan yang kami rasakan,” pungkasnya. (RM)

Penulis : RM

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ekonom Riau Soroti Kabut Asap Pekanbaru: Tekan Aktivitas Ekonomi
Warga Bumi Agung Serahkan Senpi Rakitan, Bukti Kesadaran Hukum Masyarakat
Polsek Baradatu Pasang Banner Imbauan Cegah Karhutla di Sejumlah Kampung
Wali Kota Langsa di Maulid Akbar: Jadikan Keteladanan Rasul Pondasi Pembangunan Kota
Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Way Kanan Padamkan Titik Api di Tanjung Sari
Hari Ke-11 Karhutla, Kapolres Kampar Turun Langsung Padamkan Api di Lahan Gambut
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Toro Jaya
BENTARA NJ Kota Langsa Kembali Gelar Turnamen Mini Soccer, 32 Tim Bertanding
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Ekonom Riau Soroti Kabut Asap Pekanbaru: Tekan Aktivitas Ekonomi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Warga Bumi Agung Serahkan Senpi Rakitan, Bukti Kesadaran Hukum Masyarakat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Polsek Baradatu Pasang Banner Imbauan Cegah Karhutla di Sejumlah Kampung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Wali Kota Langsa di Maulid Akbar: Jadikan Keteladanan Rasul Pondasi Pembangunan Kota

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Way Kanan Padamkan Titik Api di Tanjung Sari

Berita Terbaru