Manokwari, NagaNews.co — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar tiba di Manokwari, Papua Barat, dalam rangka kunjungan kerja, Minggu (28/6/2026). Kedatangannya di Bandara Rendani disambut oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kemenag sekaligus Ketua LPPN Jeane Marie Tulung, Ketua Umum Panitia Pesparawi XIV Ali Baham Temongmere, Plt Kepala Kanwil Kemenag Papua Barat Barnabas Dowansiba, serta jajaran panitia dan pejabat daerah turut hadir menyambut kedatangan Menag.
Agenda utama kunjungan ini adalah menutup secara resmi Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV. Selain itu, Menag juga dijadwalkan bertemu dengan pemerintah daerah, jajaran Kemenag, dan elemen masyarakat di Papua Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Temui Pengurus BKMT Papua Barat
Di sela-sela kunjungan, Nasaruddin menerima audiensi dari Ketua Pengurus Wilayah BKMT (Badan Komunikasi Masyarakat Taklim) Papua Barat, Novi Utami Manaray, bersama Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Sulastiana. Pertemuan tersebut membahas perkembangan organisasi BKMT di wilayah Papua Barat.
Dalam kesempatan itu, Nasaruddin menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam memberikan perhatian serius terhadap majelis taklim sebagai bagian penting dari pendidikan keagamaan nasional.
“Salah satu bentuk dukungan lainnya adalah terbitnya Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim,” ujar Nasaruddin.
Ia juga menjelaskan bahwa majelis taklim secara regulasi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.
Dengan statusnya sebagai lembaga pendidikan nonformal, majelis taklim berhak memperoleh dukungan anggaran fungsi pendidikan yang alokasinya mencapai 20 persen dari anggaran negara.
Amanat untuk BKMT
Nasaruddin meminta seluruh jajaran BKMT Papua Barat untuk tetap solid dan mematuhi keputusan pengurus pusat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah serta nilai-nilai organisasi yang telah ditanamkan oleh pendiri BKMT, Tuty Alawiyah.
Menag juga menyatakan kesediaannya menerima audiensi BKMT Papua Barat di Jakarta setelah pelaksanaan Muktamar BKMT yang direncanakan berlangsung pada September 2026. Ia pun menyampaikan antusiasmenya untuk menghadiri milad BKMT Papua Barat yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Fakfak pada Januari 2027. (Red***)
Penulis : Red
Editor : Redaksi






