Kampar, Naganews.co – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Pabrik Pupuk Batu Bara PT Bursa Tani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Rabu (8/7/2026). Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan konkret Polri terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan inovasi teknologi di sektor pertanian.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi oleh Dankor Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri Komjen Yuda Gustawan, Asisten Logistik Polri Komjen Suwondo Nainggolan, serta Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.
Turut hadir pula Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S., S.I.K., yang secara langsung memimpin rangkaian pengamanan dan penyelenggaraan kegiatan agar berjalan lancar dan aman. Tim pengamanan dari Polres Kampar telah melakukan pengaturan lalu lintas dan pengawasan di sekitar lokasi pabrik serta rute perjalanan Kapolri sejak dini hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami telah melakukan persiapan matang sejak beberapa hari lalu, mulai dari penyelidikan wilayah hingga pengaturan pos pengamanan, untuk memastikan kunjungan Kapolri berjalan aman dan lancar,” ujar AKBP Boby Putra Ramadhan. “Kehadiran Kapolri di Kabupaten Kampar menjadi kebanggaan bagi kami, dan kami berkomitmen memberikan layanan terbaik dalam menjaga keamanan serta kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.”
Apresiasi terhadap Inovasi Anak Bangsa
Peninjauan Kapolri ke pabrik pupuk berbasis batu bara ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap pengembangan industri nasional, tetapi juga bukti komitmen Polri dalam mendukung pemanfaatan sumber daya domestik.
Pemanfaatan batu bara berkalori rendah sebagai bahan baku pupuk dinilai memberikan nilai tambah bagi komoditas nasional sekaligus menghadirkan solusi efektif bagi sektor pertanian. Produk ini mampu memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan produktivitas tanaman secara berkelanjutan.
Salurkan 80 Ton Pupuk untuk Petani Riau
Pada kesempatan tersebut, Kapolri secara simbolis melepas penyerahan bantuan pupuk batu bara kepada lima perwakilan kelompok tani dari berbagai daerah di Provinsi Riau, yakni Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Pelalawan, Kecamatan Tambang (Kabupaten Kampar), Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Siak.
Kapolres Kampar turut hadir dalam proses penyerahan bantuan kepada perwakilan kelompok tani dari Kabupaten Kampar sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan di wilayah hukumnya.
Bantuan yang diberikan berupa 80 ton pupuk batu bara jenis Futuraplus Presisi. Angka 80 ton dipilih sebagai simbol peringatan 80 Tahun Polri untuk Masyarakat, sekaligus mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
Melalui flag off distribusi pupuk tersebut, diharapkan petani dapat memperoleh akses terhadap pupuk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan lahan, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi biaya produksi, serta kualitas hasil panen. Setiap kelompok tani penerima bantuan juga diharapkan menjadi contoh dalam penerapan inovasi pemupukan di wilayah masing-masing.
Kolaborasi Polri dan Swasta Tembus Pasar Global
Kerja sama antara Polri dan PT Bursa Tani Futura Andyta diwujudkan melalui pengembangan produk Futuraplus Presisi, yaitu pupuk batu bara dengan formulasi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani binaan Polri. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, aparatur negara, dunia usaha, dan masyarakat.
PT Bursa Tani Futura Andyta juga mencatatkan capaian membanggakan dengan memperluas jangkauan usahanya hingga ke tingkat internasional. Perusahaan telah membangun fasilitas produksi di Zimbabwe dan Nigeria, sementara produk pupuknya telah diekspor ke Amerika Serikat, Nigeria, Zimbabwe, dan Botswana.
Hal ini menunjukkan bahwa inovasi pupuk hasil karya anak bangsa mampu bersaing di pasar global sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi pertanian dunia.
Kapolres Kampar: Kami Kawal Hingga ke Tangan Petani
Kapolres Kampar menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal distribusi pupuk hingga sampai ke tangan petani di wilayah Kampar.
“Kami akan memastikan bantuan pupuk yang diberikan dapat sampai dengan aman dan tepat sasaran kepada kelompok tani yang berhak menerimanya, serta memberikan pendampingan dalam penggunaannya agar menghasilkan hasil yang optimal,” pungkas AKBP Boby Putra Ramadhan S. (N.02)
Penulis : N. 02
Editor : Redaksi






